in

Wabup Sragen Minta Sekolah Tidak Viralkan Kekurangan  MBG

Wakil Bupati Sragen, Suroto, saat meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Krikilan di Desa Krikilan, Kecamatan Masaran, Senin (4/5/2026). (Foto : sragenkab.go.id)

 

HALO SRAGEN – Kehadiran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) perlu disikapi dengan bijak dan penuh tanggung jawab, khususnya oleh pihak sekolah sebagai penerima manfaat.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Sragen, Suroto, saat meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Krikilan di Desa Krikilan, Kecamatan Masaran, Senin (4/5/2026).

“Bapak ibu kepala sekolah, ketika MBG datang tolong dicek sebaik-baiknya. Jika ada hal yang tidak diinginkan, mohon diselesaikan secara internal terlebih dahulu antara pihak sekolah dengan SPPG, jangan langsung diviralkan di media sosial,” ujarnya.

Suroto yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) MBG Kabupaten Sragen menegaskan, setiap permasalahan yang muncul dapat disampaikan langsung kepada Satgas atau koordinator wilayah untuk segera ditindaklanjuti.

“Kalau ada hal yang kurang berkenan, bisa dilaporkan kepada saya atau koordinator wilayah. Jangan sedikit-sedikit langsung diposting di media sosial, kita harus bijak dalam menghadapi situasi,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, menyampaikan SPPG Krikilan merupakan SPPG ke-7 yang beroperasi di bawah naungan Yayasan Kemala Bhayangkari Kabupaten Sragen. Ia menekankan pentingnya pengelolaan yang amanah dan profesional.

“Pelaksanaan SPPG ini harus benar-benar amanah. Sarana dan prasarana yang sudah dibangun perlu dijaga dan dikelola dengan baik, serta relawan harus dikoordinir secara optimal agar operasional berjalan lancar,” ujarnya.

Dewiana juga mengajak masyarakat untuk turut memberikan saran dan masukan demi meningkatkan kualitas pelayanan program.

“Kami mohon masyarakat dapat memberikan saran dan masukan demi kebaikan pelayanan program ini,” tambahnya.

Perwakilan Yayasan Kemala Bhayangkari sebagai mitra SPPG Krikilan, Kombes Muhammad Anwar Nasir, menjelaskan keterlibatan Polri dalam program ini merupakan bagian dari dukungan terhadap kebijakan pemerintah pusat.

“Polri menjadi mitra SPPG sesuai instruksi Presiden untuk turut membantu menyukseskan program pemerintah, khususnya dalam pemenuhan gizi masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, keberadaan SPPG Krikilan diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, terutama dalam peningkatan gizi anak.

Di sisi lain, Kepala SPPG Krikilan, Yohanes Paulus Fehdo, menyampaikan SPPG ini akan melayani sebanyak 1.912 penerima manfaat yang tersebar di 27 titik sekolah, mulai dari jenjang TK, SD, hingga SMA.

“Operasional SPPG didukung oleh 39 relawan, dan rencana pendistribusian makanan ke sekolah akan mulai dilaksanakan pada 11 Mei 2026,” ungkapnya.

Dengan beroperasinya SPPG Krikilan, pelaksanaan Program MBG di Kabupaten Sragen semakin diperkuat, baik dari sisi jangkauan layanan maupun kualitas pemenuhan gizi bagi peserta didik. (HS-08)

 

 

Targetkan Tiap Bulan Perbaiki 1 RTLH, Wabup Sragen Ajak Swasta Sinergi

Dekatkan Layanan Reintegrasi, Pemkab Temanggung Fasilitasi Operasional Pos Bapas Magelang