
HALO KENDAL – Hari Raya Idul Fitri biasanya dipergunakan oleh masyarakat untuk bersilaturrahmi dan bermaaf-maafan bersama keluarga.
Begitu juga dengan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas dan Rutan. Usai Salat Id, biasanya dipergunakan untuk menerima kunjungan keluarga.
Namun karena masih di masa pandemi, saat ini layanan kunjungan di ganti dengan layanan melalui video call.
Suasana berbeda terjadi di Lapas Terbuka Kendal, usai Salat Id dan menerima remisi, para warga binaan dengan semangat langsung menuju ke tempat kerja masing-masing.
Yakni di perkebunan jagung, sawah, perikanan dan peternakan. Padahal saat suasana hari raya ini, mereka seharusnya libur dan diberikan waktu untuk menggunakan layanan video call ke keluarga.
Dari pantauan halosemarang.id, ternyata keinginan untuk langsung bekerja merupakan inisiatif dari para warga binaan itu sendiri.
Salah seorang WBP yang bekerja di tambak udang milik Lapas, Sarifudin Zukri mengaku, ia dan rekan-rekan WBP lain merasa senang hari ini mendapatkan remisi.
“Ini inisiatif kami sendiri. Kami juga tidak meminta keluarga untuk mengantar makanan karena di sini sudah banyak makanan” ungkapny kepada halosemarang.id, Kamis (13/4/2021).
Kalapas Terbuka Kendal, Rusdedy mengaku kaget, melihat semangat para warga binaan bekerja. Ia tadinya berfikir mereka diperintah petugas untuk bekerja.
“Setelah saya tanya-tanya ternyata ini atas inisiatif mereka sendiri. Ini menunjukkan bahwa para warga binaan di Lapas ini sudah memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi atas pekerjaan yang diperintahkan” kata Kalapas.
Hingga sore hari menjelang Maghrib, para warga binaan baru selesai bekerja.
Setelah itu, mereka langsung mempersiapkan diri untuk Salat Magrib berjamaah di Masjid AL- Hadi Kawasan Pembinaan Lapas Terbuka Kendal.(HS)