HALO KENDAL – Lembaga Pengembang UMKM Pimpinan Daerah Muhammadiyah (LP UMKM PDM) Kendal menggelar Bimbingan Teknis dan Pendampingan Kelembagaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Six Water Game Weleri, Kendal, Rabu (22/5/2024).
Kegiatan diikuti para pengusaha UMKM dan para pemilik industri usaha rumahan, pengusaha pemula, pengusaha mikro, pengusaha kecil dan pengusaha menengah di wilayah Kendal dengan total sebanyak 146 peserta.
Ketua LP UMKM PDM Kabupaten Kendal, Nashron dalam sambutannya mengatakan, kegiatan Bimtek dan dan Pendampingan Kelembagaan UMKM merupakan salah satu program kerja yang akan dilaksanakan oleh LP UMKM PDM Kendal para periode ini.
“Kegiatan sebagai ajang promosi produk dan forum silaturahmi antarpara pengusaha UMKM, supaya dapat saling berkerja sama dalam meningkatkan produk usahanya supaya naik kelas,” ujarnya.
Nashron menjelaskan, maksud dan tujuan penyelenggaraan kegiatan, sebagai wahana silaturahmi antarpara pengusaha UMKM dengan berbagai jenis produk yang ada, dapat menjadi ajang temu bisnis, saling suport, dan sebagai wahana jejaring usaha (networking).
“Sehingga forum ini dapat dijadikan ajang saling promosi produk unggulan masing-masing, dan forum kerja sama yang saling menguntungkan di antara para pengusaha UMKM dan juga para mitra usaha lain,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, yang telah membantu dan mensuport suksesnya penyelenggaraan kegiatan Bimtek dan dan Pendampingan Kelembagaan UMKM, sehingga berjalan lancar dan sukses.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Kendal, Toni Ari Wibowo mengatakan, pihaknya mengapreasi yang dilakukan LP UMKM PDM Kendal, yang telah menggelar bimtek dan pendampingan kepada para pelaku UMKM untuk naik kelas.
“Alhamdulillah dari teman-teman Lembaga Pengembang UMKM Muhammadiyah Kendal menyelenggarakan kegiatan semacam ini. Sehingga dari UMKM yang belum memiliki izin sama sekali bisa langsung mengurusnya di tempat, dan kami bantu untuk proses perizinannya dan gratis,” ujarnya.
Toni menyebut, ada 12 pelaku UMKM di Kendal yang mengurus izin dan langsung keluar Nomor Induk Berusaha (NIB). Sedangkan terkait perizinan yang lain bisa datang ke kantor Disdagkop UKM Kendal untuk mengurusnya.
“Kami berharap, kegiatan seperti ini bisa berkelanjutan, karena selain kepengurusan izin gratis, kami juga punya program digital marketing, packaging dan sebagainya. Supaya para pelaku UMKM di Kendal bisa naik kelas. Semoga dari teman-teman Muhammadiyah tidak hanya berhenti sampai di kegiatan ini saja, karena proses masih panjang,” ungkapnya.
Dua nara sumber yang dihadirkan, yaitu Asirin SPd selaku Konsultan Pendamping UMKM Bidang Kelembagaan pada Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Kendal dan Delta Lexi Arbawa ST MM selaku Konsultan Pendamping PLUT – KUMKM pada Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Kendal.
Nara sumber memberikan materi terkait bimbingan dan pendampingan kepada pengusaha UMKM di wilayah Kendal, supaya dapat mengakses dan memproses penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB), Izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), Sertifikat Halal produk UMKM, dan Hak Akan Kekayaan Intelektual (HAKI).
Selain itu, para nara sumber juga memberikan motivasi kepada para pengusaha UMKM di wilayah Kendal, untuk semakin dapat meningkatkan dan mengembangkan usahanya. Sehingga UMKM Kendal bisa naik kelas.(HS)