HALO BOYOLALI – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Boyolali, mengharapkan di setiap desa, kelak terdapat sebuah perpustakaan, sehingga dapat meningkatkan kemampuan literasi masyarakat.
Harapan itu mengemuka dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Perpustakaan Desa dan Perpustakaan Digital, yang diikuti para 44 kader PKK dari 22 Kecamatan di Kabupaten Boyolali.
Bimtek yang diselenggarakan Pokja II TP PKK Kabupaten Boyolali itu, diselenggarakan di Pendopo Alit Rumah Dinas Bupati Boyolali, Rabu (15/3/2023), dengan narasumber dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) dan Pokja II TP PKK Kabupaten Boyolali.
Ketua Penyelenggara, Nanik Darmanto mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan tersebut, antara lain memberikan pengetahuan tentang tata cara pengelolaan perpustakaan di desa.
Selain itu meningkatkan kompetensi SDM pengelola perpustakaan desa di Kabupaten Boyolali.
“Diharapkan setiap desa mampu merintis, mendirikan, mengelola, memanfaatkan, dan mengembangkan perpustakaan di desa masing-masing, sehingga dapat menyatukan visi mengembangkan minat baca melalui perpustakaan,” kata dia, seperti dirilis boyolali.go.id.
Ketua TP PKK Kabupaten Boyolali, Desy M Said Hidayat, mengungkapkan bahwa kehadiran perpustakaan di desa, akan dapat mencerdaskan generasi bangsa.
“Perpustakaan di desa dapat lebih memberdayakan masyarakat, sekaligus mendukung kegiatan pendidikan nasional, karena sumber belajar setiap orang itu berasal dari bahan bacaan yang dipelajari demi menambah pengetahuan wawasan,” ungkapnya.
Ditambahkan pula olehnya, perpustakaan di desa juga dapat mengembangkan keterampilan dan juga meningkatkan kreativitas masyarakat di desa.
“Adanya perpustakaan di desa akan dapat menjadi pusat informasi yang murah bagi masyarakat. Karena hanya dengan kita meluangkan waktu kita mendapatkan berbagai informasi atau pengetahuan yang bermanfaat,” ujarnya.
Terlebih, kini di era digital saat ini, adanya perpusatakaan digital sangat membantu masyarakat untuk memperoleh informasi. (HS-08)