HALO KENDAL – Badan Layanan Umum (BLU) Trans Jateng menambah jumlah armada untuk pelayanan perpanjangan rute dari Terminal Bahurekso menuju Ruang Terbuka Hijau (RTH) Weleri. Jumlah armada dari semula enam kini menjadi delapan armada.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kendal, Mohammad Eko, saat dikonfirmasi awak media, Kamis (9/3/2023). Menurutnya penambahan diberlakukan mulai Rabu (1/3/2023) lalu.
“Total jumlah armada dari Terminal Mangkang Semarang menuju Terminal Bahurekso Kendal itu berjumlah 14. Kemudian yang melanjutkan perjalanan menuju RTH Weleri sekarang baru ada delapan dari yang sebelumnya hanya enam armada,” ujarnya.
“Ya ini terkait dengan penghitungan subsidi. Karena subsidinya yang sampai ke RTH Weleri baru delapan armada,” imbuh Eko.
Dirinya juga menjelaskan, penambahan jumlah armada ini dikarenakan jumlah penumpang mengalami peningkatan yang signifikan. Yang biasanya 3.000 sekarang menjadi 4.000 penumpang per hari, atau meningkat sekitar 25 persen.
“Kenaikan 25 persen itu sebelum adanya penambahan jumlah dua armada yang melayani sampai RTH Weleri tersebut. Kita juga masih mengupayakan untuk penambahan jumlah armada lagi ke depannya,” jelas Eko.
Dirinya berharap, 14 armada Trans Jateng semuanya bisa beroperasi ke Terminal RTH Weleri. Sehingga bisa memberikan pelayanan yang lebih maksimal kepada masyarakat.
“Khususnya yang dari Weleri mau ke Semarang, maupun yang dari Semarang menuju Weleri,” ungkap Eko.
Selain itu, lanjutnya, dalam rangka peningkatan pelayanan kepada masyarakat pengguna Trans Jateng, dari terminal Bahurekso menuju Weleri ada penambahan halte baru yaitu di depan Kecamatan Weleri dan depan Pasar Weleri.
Salah seorang warga Weleri, Mustakimah mengaku, dengan adanya halte baru di depan Pasar Weleri membuatnya lebih terbantu. Karena lebih dekat mendapatkan pelayanan bus Trans Jateng.
“Ya lebih terbantulah dengan ada halte di depan Pasar Weleri. Karena dekat dengan rumah. Setiap saya mau ke Semarang menggunkan bus Trans Jateng, lebih irit dan lebih nyaman kalau naik bus,” ungkapnya. (HS-06).