in ,

Tim Kementan RI Uji Laboratorium Sampel Beras dan Pupuk di Rowosari Kendal, Pastikan Sesuai Mutu SNI

Tim Ditjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI didampingi Tim DPP Kabupaten Kendal melakukan kunjungan kerja intensif di wilayah Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, Rabu (11/2/2026).

HALO KENDAL – Dalam rangka pengawasan mutu produk tanaman dan efektivitas input pertanian di tingkat petani, Tim Direktorat Jenderal (Ditjen) Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) melakukan kunjungan kerja intensif di wilayah Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, Rabu (11/2/2026)

Kunjungan didampingi tim dari Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Kendal serta Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Rowosari. Dan menyisir tiga titik lokasi strategis untuk pengambilan sampel uji laboratorium.

​Tim bergerak ke dua desa untuk mengambil sampel representatif berupa gabah dan beras, di ricemill (penggilingan padi) Desa Gebanganom dan Desa Karangsari, kemudian tim juga mengambil sampling pupuk subsidi yang beredar di kelompok tani PPTS (Penerima Pupuk pada Titik Serah) di Desa Gebanganom.

Kunjungan tim gabungan ini disambut baik oleh pemilik penggilingan padi. Di lapangan, terlihat petugas melakukan teknik sampling random pada karung-karung gabah yang baru datang dari sawah serta beras yang sudah siap dikemas. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan data yang objektif mengenai kondisi pangan di Kecamatan Rowosari.

​Petugas dari Laboratorium Balai Pengujian Mutu Produk Tanaman, UPT Ditjen Tanaman Pangan Jakarta, Dubela Riadi, turun langsung memimpin teknis pengambilan sampel.

Ia menjelaskan, sampel yang diambil akan dibawa ke Jakarta untuk diuji secara komprehensif guna memastikan produk pangan memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).

​Senada dengan hal tersebut, PPL Kecamatan Rowosari, Shofyan menegaskan, kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk menjamin kualitas gizi masyarakat, sekaligus menunjukkan koordinasi yang solid antara pemerintah pusat dan daerah.

​”Kegiatan ini dilakukan untuk mengecek kandungan yang ada di pupuk subsidi, gabah, dan beras. Kami memantau persentase nutrisi hingga mendeteksi zat lain yang mungkin masuk ke dalam bulir padi sejak masa pemupukan hingga diproses di penggilingan,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

​Berdasarkan pantauan di lokasi, pengecekan pupuk subsidi di PPTS Gebanganom juga menjadi sorotan. Tim memastikan, pupuk yang diterima kelompok tani memiliki kandungan unsur hara (N, P, K) yang sesuai dengan label, guna mencegah kerugian petani akibat pupuk yang tidak standar. (HS-06)

Peduli Bencana, Bank Jateng Beri Bantuan CSR di Bumijawa

Komitmen Rawat Toleransi dan Pelayanan Sosial, Pemkot Salatiga Bagikan Insentif untuk Modin