in

Tiga Fraksi di DPRD Boyolali Setujui Ranperda Perubahan APBD 2022

Bupati Boyolali, Said Hidayat menandatangani persetujuan bersama atas Ranperda Perubahan APBD Boyolali 2022, pada sidang paripurna di Ruang Rapat Sementara Pendopo Gede Kabupaten Boyolali, Selasa (16/08/2022). (Foto : boyolali.gi.id)

 

HALO BOYOLALI – Pendapatan daerah Pemkab Boyolali, pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2022, naik Rp 12 miliar dibanding dengan pendapatan daerah APBD 2022 yang sebelumnya dianggarkan.

Hal itu terungkap dalam sidang paripurna, Selasa (16/08/2022) di Ruang Rapat Sementara Pendopo Gede Kabupaten Boyolali.

Bupati Boyolali, M Said Hidayat, saat menyampaikan nota keuangan dalam rapat paripurna tersebut, Pendapatan Daerah pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2022 dianggarkan Rp 2.299.513.790.000. Angka ini naik Rp 12.208.096.000, dari yang direncanakan semula Rp 2.287.305.694.000.

“Belanja Daerah pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2022 dianggarkan sebesar Rp 2.558.754.134.000,” kata Bupati Said, seperti dirilis boyolali.go.id.

Adapun Pembiayaan dan Struktur Pembiayaan dalam Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2022, terdiri atas Penerimaan Pembiayaan Daerah sebesar Rp 282.664.859.000 yang berasal dari Silpa Tahun Anggaran 2021.

Pengeluaran Pembiayaan Daerah sebesar Rp 23.424.515.000 yang meliputi penyertaan modal (Investasi) Pemerintah Daerah sebesar Rp 21.424.515.000 dan Pemberian Pinjaman Daerah sebesar Rp 2.000.000.000.

Dalam rapat paripurna tersebut, tiga fraksi di DPRD Boyolali, menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Boyolali Tahun Anggaran 2022.

Adapun ketiga fraksi tersebut, adalah Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Fraksi Karya Bangsa, dan Fraksi Indonesia Adil Sejahtera.

Penandatanganan persetujuan bersama dilakukan Bupati Boyolali dan DPRD Kabupaten Boyolali, pada sidang paripurna, Selasa (16/08/2022) di Ruang Rapat Sementara Pendopo Gede Kabupaten Boyolali.

Agenda rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Boyolali, Marsono didampingi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Boyolali, Fuadi, Eko Mujiono dan Muslimin.

“Fraksi PDI Perjuangan menyatakan menerima dan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan APBD Kabupaten Boyolali Tahun Anggaran 2022 untuk selanjutnya di tetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Boyolali,” kata Juru bicara Fraksi PDIP, Gamma Wijaya. (HS-08)

Forkompimda dan Masyarakat Jepara Minta Pemerintah Pusat Berikan Gelar Pahlawan pada Ratu Kalinyamat

Utusan PBB Melakukan Perjalanan ke Myanmar untuk Kali Pertama