in

Terjadi Lonjakan Kasus DBD, Ini Tanggapan Ketua DPRD Kendal

Ketua DPRD Kendal, Mahfud Sodiq.

HALO KENDAL – Pemerintah Kabupaten Kendal diminta perlu melakukan evaluasi dan edukasi secara terus menerus kepada masyarakat di tengah melonjaknnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di daerah ini.

Hal itu ditegaskan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kendal, Mahfud Sodiq, Jumat (20/11/2024).

“Kasus DBD ini selalu berulang-ulang di Kabupaten Kendal. Saya melihat pertama Dinas Kesehatan harus ada evaluasi secara internal. Maka, edukasi kepada masyarakat harus terus dilakukan,” tandas mantan Ketua Komisi D, yang salah satu mitranya adalah Dinas Kesehatan.

Menurut Sodiq, meningkatnya kasus DBD di Kabupaten Kendal menjadi tanggung jawab bersama dan komitmen bersama, bagaimana mencegahnya agar kasus tersebut tidak naik terus.

“Dan Pekerjaan Rumah (PR) kita itu kan dari segi anggaran yang terbatas, namun komitmen bersama DBD harus jangan sampai meningkat terus-menerus,” jelasnya.

Sodiq juga menyampaikan pesan kepada pihak terkait, bahwa pencegahan meningkatnya tren kasus DBD bukan hanya dengan fogging saja, namun juga harus dengan kebersihan lingkungan sekitar.

“Jadi penanganannya tidak hanya sebatas fogging saja atau apapun itu. Tapi dari sisi kebersihannya itu (juga) sangat penting,” ungkapnya.

Sodiq menambahkan, Dinas Kesehatan juga harus melakukan evaluasi kinerja termasuk kepada seluruh fasilitas kesehatan yang ada.

“Harus dievaluasi itu di jajaran Dinas Kesehatannya, sehingga jangan selalu masyarakat yang disalahkan namun pemerintah juga ikut andil soal itu,” pungkasnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kendal, tercatat 962 kasus DBD di tahun 2024. Di mana 32 kasus hingga meninggal dunia. Sedangkan tahun 2023 jumlah kasus sebanyak 375, dengan 29 meninggal dunia. (HS-06)

Truk Ringsek Usai Terlibat Kecelakaan Karambol di Genuk Semarang

Pelayanan Prima Jadi Prioritas Utama Selama Operasi Lilin Candi 2024