Terima 351 DNA, Tim DVI Polri Berhasil Identifikasi 24 Korban Jatuhnya Sriwijaya Air

Konferensi pers penyampaian informasi tentang identifikasi jenazah korban jatuhnya Sriwijaya Air SJ-182. (Foto : Tribratanews.polri.go.id)

 

HALO SEMARANG – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri, telah menerima 351 DNA korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Polri juga sudah mengidentifikasi 24 korban pesawat rute Jakarta-Pontianak yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1) lalu itu.

“Total sampel yang kami terima di laboratorium DNA Pusdokkes Polri sebanyak 351, terdiri atas 208 sampel postmortem dan 143 dari anterortem. Jadi ada beberapa sampel anterortem yang sedang kami kejar dan kami collect, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, salah satunya sampel yang dari Jawa tengah,” kata Komandan Disaster Victim Identification (DVI) Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri, Kombes Hery Wijatmoko di RS Polri Kramatjati, Jakarta, Minggu (17/1).

Hery menyampaikan, pihaknya telah menerima 62 laporan dari masyarakat, mengenai korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Jumlah tersebut sama seperti jumlah awak dan penumpang di pesawat Sriwijaya Air SJ-182.

“Kami telah menerima laporan orang hilang sebanyak 62 laporan, jadi sudah ada lengkap yang melaporkan. Tetapi kami tetap melakukan update untuk data yang disampaikan kepada kami,” ujar Hery.

Sebelumnya, Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartanto mengungkapkan, pihaknya berhasil mengidentifikasi jenazah korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Pada Sabtu (16/1), sebanyak 7 korban berhasil didapat identitasnya.

“Hasil identifikasi, sampai jam 17.00 berhasil mengidentifikasi sebanyak 7 korban,” ujar Rusdi Hartanto di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta, Sabtu (16/1).

Korban yang teridentifikasi yaitu Rosi Wahyuni, 51; Riski Wahyudi 26; Neli, 49; Beben Sofian, 58; Mahfufatul Yeti Sriyaningsih, Arifin Ilyas, 26; Aneta Fauziah, 38.

Secara menyeluruh, tim DVI Polri telah berhasil mengidentifikasi 24 korban sejak hari pertama. “Sampai pukul 17.00 WIB korban yang berhasil diidentifikasi sebanyak 24 korban,” imbuh Rusdi.

Berdasarkan data manifest, pesawat Sriwijaya Air yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu membawa 62 orang terdiri atas 50 penumpang dan 12 orang kru. Dari jumlah tersebut, 40 orang dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi. Sedangkan 12 kru terdiri atas, enam kru aktif dan enam kru ekstra. (HS-08)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.