in

Temui Puput TKW yang Sempat Kritis di Dubai, Bupati Klaten Beri Bantuan Rp 10 Juta

Bupati Klaten, Sri Mulyani mendatangi kediaman Puput Erna Sri Rejeki (34), TKW asal Kampung Blateran, Kelurahan Kabupaten, Kecamatan Klaten Tengah, Jumat (14/06/2024). (Foto : klatenkab.go.id)

 

HALO KLATEN – Bupati Klaten, Sri Mulyani mendatangi kediaman Puput Erna Sri Rejeki (34), Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kampung Blateran, Kelurahan Kabupaten, Kecamatan Klaten Tengah, Jumat (14/06/2024).

Puput Erna Sri Rejeki yang sering disapa Puput ini, merupakan TKW yang sempat menghebohkan dunia maya, karena mengalami sakit hingga kritis di RS Al Qassimi Dubai, Uni Emirat Arab.

Atas kerja sama Pemerintah Indonesia dan difasilitasi Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI), Puput bisa dipulangkan ke Indonesia atau dikediamannya Rabu (29/5/2024) siang.

Pemerintah Kabupaten Klaten mendengar kabar tersebut tidak tinggal diam, secara langsung Bupati Klaten didampingi Asisten, Kepala Dissosp3appkb, Kepala Dinkes, dan Lurah menyerahkan bantuan uang Rp 10 juta rupiah dan sejumlah bantuan.

“Kegiatan hari ini saya menyerahkan bantuan uang dan sembako kepada mbak Puput dan keluarga,” kata Sri Mulyani, seperti dirilis klatenkab.go.id.

Bupati juga menyampaikan ucapan syukur, karena Puput sudah bisa pulang ke kampung halamannya di Klaten.

“Kondisinya sakit, tapi Alhamdulillah sudah pulang ke Indonesia (Klaten) dan sudah menjalani pengobatan. Nantinya tinggal kontrol, dan hari ini saya menyerahkan bantuan uang senilai Rp 10 juta serta sembako kepada mbak Puput dan keluarga,” tambah Sri Mulyani.

Sri Mulyani mengaku mendatangi Puput untuk memberikan dukungan agar lebih bersemangat dan bisa sembuh.

“Saya tadi cek mbak puput ini sudah ikut BPJS mandiri, dan nanti akan kita lihat dan kita terus pantau situasi serta kondisinya. Ke depan akan diassesment oleh Kepala Dissosp3appkb,” kata Sri Mulyani.

Untuk diketahui, Puput Erna Sri Rejeki sebelumnya sempat dirawat di sebuah rumah sakit di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).

Namun imigran yang juga warga Tegal Blateran, Klaten Tengah, ini mengalami kesulitan untuk pulang ke Indobesia, karena terkendala biaya.

Puput berada di Dubai sejak 2021 sebelum akhirnya mengalami kondisi kritis karena sakit kanker otak. (HS-08)

Iduladha 1445 H : Bupati Klaten Serahkan Hewan Kurban 12 Sapi dan 45 Kambing

Groundbreaking Gedung Pelayanan Kanker Terpadu di RWSN, Wali Kota Semarang Ingatkan Target Pembangunan