in

Tekad Kabbadi Jateng Tingkatkan Prestasi di Denpasar

Ketum KONI Jateng Bona Ventura Sulistiana (tengah) ketika memberikan pengarahaan kepada Tim Kabaddi Jateng yang dipimpin Prof Dr Sugiharto/dok.

HALO SPORT – Tim Kabbadi Jateng akan mengikuti babak kualifikasi PON di Denpasar, Bali, 18-23 Oktober 2023. Tim Kabaddi Jateng dipimpin Ketum Pengprov FOKSI Jateng, Prof Dr Sugiharto dengan didampingi para pelatih, yakni Giri Dahono, Dhias Widya Permana, Letda Ifa Arhanud dan Serka Sutrisno Arhanud.

Sebelum berangkat bertanding, Tim Kabbadi Jateng dilepas Ketua Umum (Ketum) KONI Jateng Bona Ventura Sulistiana.

Bona, yang didampingi Waketum II Dr Soejatmiko, Waketum V Sudarsono, serta Wasekum dan Wakabid Binpres Dr Agus Raharjo, juga memberikan arahan dan motivasi.

Bona berharap tim Kabaddi Jateng bisa sukses di Denpasar.

Pihaknya meminta para atlet, pelatih dan ofisial memberikan yang terbaik untuk Jateng.

Tim Kabaddi Jateng berkekuatan 33 personel yang terdiri atas 26 atlet putra-putri, empat pelatih, satu wasit, satu juri, dan satu manajer.

Manajer Tim Prof Dr Sugiharto menargetkan peningkatan prestasi pada event ini.

Kabaddi Jateng yang sebelumnya meraih satu medali perak Nasional Kabaddi, satu emas Seven for Five, dan satu perunggu Three Star ingin mengubahnya menjadi dua emas, satu perak, dan satu perunggu.

Nomor Seven for Five wajib dimenangkan. Pasalnya, pada nomor itu Jateng selalu menyabet emas sejak Kejurnas Open 2019, Ekshibisi PON XX/2021, dan National Kabaddi Open Championship/Mei 2023.

Tim Jateng melakukan sentralisasi selama 43 hari lantaran terjadinya perubahan-perubahan pelaksanaan babak kualifikasi PON XXI/2024 di Aceh dan Sumut.

Telah terjadi tiga kali perubahan, yakni pertama jadwal babak kualifikasi PON 27-30 September, kedua 14-17 September ,dan ketiga 18-23 Oktober 2023 bertempat di GOR Lila Bhuana, Jalan Melati Nomor 1 Denpasar.

Prof Dr Sugiharto mengatakan sentralisasi pertama dilaksanakan di GOR Kamiso UNNES pada 22 Agustus-12 September, kedua di GOR TLJ Mugas 13-23 September dan ketiga di Batalyon Arhanud sekaligus tinggal di Mess Arhanud sejak 24 September hingga 16 Oktober.

’’Kabaddi Jateng konsisten mengikuti semua nomor yang dipertandingkan, yakni nomor Nasional Kabaddi yang dulu bernama Freestyle, nomor Seven for Five, nomor Super Five yang dulu bernama Big Five dan nomor Three Star. Semoga perjuangan anak-anak nanti bisa sesuai yang ditargetkan,’’ ujar Sugiharto.(HS)

Pemkot Semarang Gencarkan Program Penanganan Kesehatan Mental bagi Remaja

Dua Kereta Api Alami Kecelakaan di Jalur Sentolo – Wates Yogyakarta