HALO KENDAL – Menampilkan berbagai kreativitas dan budaya lokal, warga Desa Pidodokulon, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal antusias mengikuti karnaval dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu (22/8/2026).
Warga Desa Pidodokulon sejak pagi telah hadir dengan mengenakan beragam kostum unik dan tradisional, menghias kendaaraannya, hingga menampilkan berbagai atraksi yang mengangkat kehidupan dan budaya masyarakat pedesaan.
Salah satu yang menarik perhatian adalah kereta hias yang dibuat secara gotong royong oleh warga. Kereta bernuansa tradisional tersebut dihiasi daun pisang dan ornamen merah putih, sekaligus menjadi panggung bagi warga untuk menampilkan kreativitas mereka.
Tak kalah menarik, sejumlah peserta tampil dengan konsep pedagang keliling zaman dahulu. Mereka menggunakan sepeda tradisional yang dilengkapi berbagai properti, termasuk rumput laut buatan dan tanaman obat-obatan. Penampilan dirasa membawa masyarakat kembali mengenang nuansa kehidupan pedesaan pada masa lalu yang sederhana namun sarat dengan kearifan lokal.
Kemeriahan semakin terasa dengan tampilnya peserta perempuan mengenakan busana tradisional bernuansa ungu dan keemasan, dengan perpaduan motif batik dan tenun menambah semarak sekaligus memperlihatkan kekayaan budaya Jawa yang masih dilestarikan masyarakat.
Puncak perhatian warga tertuju pada kemunculan kereta kencana berwarna emas yang dihiasi ornamen. Kereta yang didorong para pemuda tersebut membawa sosok perempuan yang tampil layaknya seorang ratu lengkap dengan busana kerajaan dan ornamen mahkota.
Sepanjang rute karnaval, masyarakat tampak antusias memadati pinggir jalan. Mulai anak-anak, orang tua, hingga dewasa tak mau ketinggalan menyaksikan iring-iringan peserta. Tak sedikit warga yang mengabadikan momen tersebut menggunakan kamera ponselnya masing-masing.
Kepala Desa Pidodokulon, Didik Prastiawan mengatakan, bahwa kegiatan karnaval yang digelar ini bukanlah sekadar hiburan semata, namun juga menjadi sarana mempererat persaudaraan dan membangun kebersamaan antarwarga.
“Semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia terlihat jelas dalam persiapan hingga pelaksanaan acara karnaval ini. Mulai dari yang muda hingga yang tua, semua ikut berpartisipasi demi kemeriahan HUT RI ke-81 di Desa Pidodo tercinta,” ujarnya.
Menurut Didik, keterlibatan masyarakat dalam kegiatan tersebut menunjukkan semangat persatuan dan gotong royong masih tumbuh kuat di tengah masyarakat Desa Pidodokulon.
“Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, karnaval ini juga menjadi wadah bagi warga Desa Pidodokulon untuk menyalurkan kreativitas sekaligus mengenalkan kembali budaya dan kearifan lokal kepada generasi muda,” jelasnya.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat Desa Pidodokulon berharap semangat kemerdekaan, persatuan, gotong royong, dan kecintaan terhadap budaya lokal dapat terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus.
“Dengan semangat kebersamaan, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Pidodokulon diharapkan semakin mempererat kerukunan warga serta mendorong desa untuk terus maju, rukun, dan sejahtera,” ungkap Ayuk dan Norma, warga setempat.(HS)


