HALO SEMARANG – Peluang Ducati untuk mempertahankan dominasi pada MotoGP 2023 takkan mudah seperti membalikkan tangan.
Michele Pirro, pembalap penguji tim Ducati, mengingatkan hal itu menjelang seri pertama musim ini di Sirkuit Internasional Algarve, Portugal, 26 Maret mendatang.
Ducati menjadi favorit juara berkat penampilan kuat pada tahun lalu.
Juara bertahan Francesco Bagnaia menjadi ujung tombak yang dilapis dengan tujuh pembalap lain.
Selalu ada pembalap pabrikan Italia itu yang finis tiga besar sepanjang musim 2022.
Ducati mengemas 12 kemenangan dari 20 lomba yang dipersembahkan penunggang motor Ducati Desmosedici GP.
Selain gelar pembalap, Ducati juga memenangi titel konstruktor dan tim terbaik.
Sukses itu tak bisa dilepaskan dari orang-orang di belakang layar, termasuk peran pembalap penguji.
Pirro sering dianggap sebagai pembalap penguji terbaik MotoGP saat ini.
Dia ikut membawa motor Ducati dari level medioker hingga menjadi motor juara di semua sirkuit.
Pirro mengingatkan agar delapan pembalap Ducati tidak jemawa.
Sebab, ada pameo lebih mudah untuk mendapatkan daripada mempertahankan.
’’Butuh banyak hal untuk menang, dan untuk menang lagi tak akan lebih mudah,’’ ungkap Pirro seperti dilansir dari Speedweek.
Musim akan ada penambahan sprint race, lomba dengan setengah durasi lomba Grand Prix pada Minggu.
Mulai musim ini setiap seri memuat dua lomba, total akan ada 42 balapan yang harus dilakoni pembalap untuk memperjuangkan gelar.
Bertambahnya jumlah lomba dan poin kejuaraan yang diperebutkan bakal menghadirkan tekanan ekstra.
’’Ini takkan mudah, tapi saya yakin dengan para pembalap kami,’’ tegas Pirro.
Michele menyatakan tantangan berat akan datang dari Marc Marquez (Repsol Honda) dan Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha). (HS-06)