HALO SPORT – Claudio Puelles mulai diperhitungkan setelah mengalahkan Clay Guida pada Ultimate Fighting Championship (UFC) Vegas 52, 24 April lalu.
Menaklukkan Guida yang punya segudang pengalaman tentu merupakan prestasi tersendiri bagi petarung berkebangsaan Peru ini.
Dalam duel itu, Puelles juga memecahkan rekor jumlah kemenangan kuncian kneebar terbanyak di UFC, yakni tiga kali.
Claudio (26), yang berlaga di kelas ringan UFC, meminta para petarung di divisinya untuk secepatnya melawan dirinya.
‘’Saya sudah berada di sini lama, tentu saya tahu saya adalah ancaman untuk divisi ini. Semua orang coba melawan saya secepat mungkin karena kalau tidak saya akan semakin bagus,’’ ungkap Puelles seperti dilansir dari BJ Penn.
Untuk laga ke depan, dia tidak pilih-pilih soal siapa yang bakal dihadapinya.
Bagi jagoan berjuluk El Nino itu, semua lawan pilihan UFC dan manajernya adalah yang terbaik.
Meski demikian, Claudio ingin menggelar duel dengan bayaran yang bagus.
‘’Saya akan mengambil siapa pun yang mereka tawarkan. Siapa pun orangnya, saya melihatnya sebagai pertarungan yang bagus,’’ paparnya.
Saat ini Puelles memang belum masuk ke jajaran petarung elite di kelasnya Islam Makhachev.
Namun, dia dalam tren positing dengan memetik lima kemenangan beruntun yang sangat memukau.
Claudio sangat tangguh dalam pertarungan di bawah.
Jurus bawah menjadi menjadi senjata andalannya ketika berduel di oktagon.
Uniknya, Puelles memulai kariernya di dunia tarung justru di ajang Muay Thai.
Tak heran kalau dia juga memiliki kemampuan pukulan dan tendangan yang baik.
Rekornya di jagat mixed martial arts (MMA) adalah 12 kali menang dan dua kali kalah.(HS)