HALO SEMARANG – Laga perebutan sabuk juara interim kelas terbang Ultimate Fighting Championship (UFC) bakal digelar 30 Juli mendatang.
UFC melakukan hal itu karena juara bertahan Deiveson Figueiredo harus menepi lama lantaran cedera.
Sang Dewa Perang, julukan Figueiredo, mengancam untuk mengosongkan gelar karena merasa dilangkahi.
Petarung asal Brasil itu juga menuntut UFC agar menaikkan gajinya jika masih ingin melihat dia bertarung di divisi terbang.
Sikap Deiveson ini mendapatkan kritikan dari rivalnya, Brandon Moreno.
‘’Dia terlalu banyak omong kosong. Dia tidak mau berkelahi, itu saja,’’ ujar Moreno seperti dilansir dari BJ Penn.
Brandon (28) akan memperebutkan titel interim kelas terbang UFC melawan Kai Kara-France.
Sang Dewa bahkan berniat naik divisi ke kelas bantam.
Bagi Moreno, tidak ada yang peduli soal nasib Figueiredo sebagai juara yang merasa diduakan.
Menurut dia, tuntutan Sang Dewa Perang yang meminta gaji tinggi tak akan dikabulkan UFC.
Brandon pernah tiga kali menghadapi Deiveson.
Laga pertama berakhir imbang, yang kedua dimenangi jagoan berkebangsaan Meksiko itu, sedangkan yang ketiga menjadi milik Sang Dewa Perang.
Saat ini Moreno menjadi penantang nomor satu dengan rekor 19 kali menang, enam kali kalah, dan dua kali seri.
Sementara Kara-France merupakan penantang nomor dua di kelas terbang.
Rekor Kai sekarang adalah 24 kali menang, sembilan kali kalah, dan sekali no contest.(HS-06)