HALO SEMARANG – Menggebrak pada fase grup, Jepang akhirnya terhenti pada babak 16 besar Piala Dunia 2022.
Samurai Biru kalah adu penalti dari Kroasia, finalis World Cup 2018.
Meski gagal menembus perempat final, Maya Yoshida dan kolega bisa pulang dengan kepala tegak.
Hajime Moriyasu, pelatih Jepang, menyatakan puas dengan penampilan skuadnya.
‘’Sepak bola Jepang akan terus berkembang menjadi lebih baik setiap tahunnya. Namun, itu butuh waktu dan kini belum saatnya. Kami tidak bisa menjadi pahlawan super secara instan,’’ ujar Moriyasu seperti dilansir dari Stats Perform.
Menurut pria 54 tahun itu, Samurai Biru masih harus berkembang selangkah demi selangkah.
Hajime mengaku timnya telah menampilkan era baru sepak bola Jepang.
Moriyasu menukangi Timnas Senior pada 2018 menggantikan Akira Nishino.
Dia memiliki pengalaman membela Samurai Biru dengan 35 caps dan menyumbang satu gol.
Sebelum menjadi suksesor Nishino, mantan gelandang ini melatih Sanfrecce Hiroshima dan Timnas U-23.
Penampilan mengejutkan Jepang di Qatar tak lepas dari banyaknya pemain yang memperkuat klub-klub Eropa.
Mereka yang menunjukkan performa mantap adalah Daizen Maeda (Celtic), Takuma Asano (Bochum), Ristu Doan (Freiburg), dan Kaoru Mitoma (Brighton & Hove Albion). (HS-06)