HALO SEMARANG – Penampilan Jadon Sancho di Borussia Dortmund dan di klubnya sekarang, Manchester United (MU), bagaikan langit dan bumi.
Ketika masih membela Dortmund, performa winger ini sangat mengesankan.
Dia menghasilkan 50 gol plus 64 asis dari 137 pertandingan di semua ajang.
Bersama The Red Devils, Sancho masih kesulitan meski musim ini permainannya membaik.
Dari 52 laga bareng Setan Merah, pemain 22 tahun itu baru menyumbang delapan gol dan lima asis.
Kenapa Jadon sulit bersinar di Liga Primer Inggris?
Menurut mantan bek tengah MU, Rio Ferdinand, Sancho tak memiliki kepercayaan diri seperti di Dortmund.
Padahal, dia mendapatkan kepercayaan dari manajer Erik ten Hag musim ini.
Saat ini Jadon sudah bermain 14 kali, dengan rata-rata tampil 65 menit, mencetak total tiga gol dan dua asis.
Ten Hag jelas mengharapkan kontribusi lebih darinya.
Marcus Rashford saat ini menjadi top scorer MU dengan mengoleksi lima gol, disusul Sancho, Antony, dan Anthony Martial yang masing-masing mencetak tiga gol.
Ferdinand menyatakan Sancho seharusnya bisa mendapatkan gol lebih banyak karena kerap berada di posisi bagus dan mendapatkan suplai yang baik.
Namun, dia sering tidak berani merangsek ke depan, dan malah memutar kembali bola ke belakang.
‘’Kepercayaan dirinya tidak ada. Kepercayaan diri dan keangkuhan ketika dia dulu masuk melewati pintu-pintu di Old Trafford enggak terlihat sekarang,’’ ujar Ferdinand seperti dikutip dari Metro.
Yang perlu dilakukan Jadon, lanjut Rio, adalah berani lebih menusuk dan mengakhirinya dengan tembakan. (HS-06)