in

Suka Paksakan Motor hingga Maksimal

Marc Marquez/dok

HALO SPORT – Meski musim depan membela tim satelit Gresini Racing Ducati, Marc Marquez masih mengevaluasi performanya bersama Repsol Honda pada MotoGP 2023.

Marquez (30) menuturkan jika dia dan tandemnya, Joan Mir, memiliki mentalitas serupa, yakni berusaha memaksakan motor hingga maksimal.

Memaksakan motor sampai maksimal memang bisa memperbesar risiko terjadinya crash.

Pada MotoGP 2023, Baby Alien jatuh 29 kali, sedangkan Mir 24 kali.

Menurut Marquez, main aman akan meminimalisasi kecelakaan, tapi itu bukanlah cara membalapnya.

Selain gara-gara itu, kakak kandung Alex Marquez ini menuding aerodinamika sebagai salah satu faktor kesialannya pada musim 2023.

Perangkat aerodinamika baru itu, lanjut Marquez, membuatnya kesulitan memegang kendali motornya.

’’Tahun ini, terutama sejak kami memasang aerodinamika baru, saya tak bisa mengendalikannya,’’ ujar Marquez seperti dilansir Crash.

Dia mengakui aerodinamika yang baru memang membuat performa motor lebih baik tapi jadi sulit diprediksi.

Si Semut dari Cervera, julukan Marc, kini berharap peruntungannya membaik bersama Gresini.

Dia masih berambisi untuk meraih titel juara dunia MotoGP yang ketujuh.

Di Gresini, Marquez akan diberi motor Desmosedici keluaran 2023.

Hanya tim pabrikan Ducati Lenovo dan skuad satelit Prima Pramac Racing yang diberi tunggangan spek 2024. (HS-06)

Terlalu Banyak Gaya, Minim Kontribusi

Tak Terpengaruh Pancingan Si Tukang Kisruh