in

Soal Judi Online, Rektor UHN Ajak Umat Hindu Belajar dari Permainan Dadu Pandawa – Kurawa

Rektor UHN IGB Sugriwa, I Gusti Ngurah Sudiana. (Foto : kemenag.go.id)

 

HALO SEMARANG –  Rektor UHN IGB Sugriwa, I Gusti Ngurah Sudiana mengajak umat Hindu untuk menjauhi judi, termasuk yang dilaksanakan secara daring, virtual, atau online.

“Judi Daring atau Online memang patut dihindari, dicegah, dan dijauhi oleh semua umat, termasuk umat Hindu,” kata I Gusti Ngurah Sudiana, baru-baru ini.

“Saya mengajak seluruh umat Hindu serta seluruh civitas academica dan ASN di lingkungan UHN IGB Sugriwa Denpasar, agar tidak terlibat dan tergiur dengan judi online, termasuk semua bentuk judi sesuai dengan arahan Menag Yaqut,” sambung I Gusti Ngurah Sudiana, seperti dirilis kemenag.go.id.

I Gusti Ngurah Sudiana mengatakan, umat Hindu hendaknya belajar dari permainan dadu Pandawa dan Kurawa.

Dia pun bercerita, bahwa dalam kisah Mahabharata, Pandawa sempat menghadapi kekecewaaan, dipermalukan, dihina, kesulitan dan mengalami penderitaan hidup yang mendalam.

Pandawa juga sampai hidup di hutan selama 12 tahun, lantaran terpengaruh ajakan Sakuni, penasihat pihak Kurawa, untuk bermain dadu.

“Kisah tersebut menjadi sesuluh bagi kita, betapa Pandawa hampir kehilangan segalanya karena terpancing dan kalah dalam taruhan saat bermain dadu melawan Kurawa,” kata I Gusti Ngurah Sudiana.

Bagi I Gusti Ngurah Sudiana, apapun bentuk perjudian dari dahulu hingga sekarang dan belakangan ini menimbulkan dampak yang nyata-nyata membuat penderitaan masyarakat, baik materi maupun nonmateri.

“Arahan Gus Menteri (Menag – Red) benar adanya. Mari semua umat, terutama civitas UHN IGB Sugriwa, bersama-sama saling mengingatkan rekan sejawat maupun keluarga, agar tidak sampai terjerumus dalam perjudian online. Menghindari judi online sangat penting, judi online salah satu jalan neraka dalam hidup,” tandas I Gusti Ngurah Sudiana.

Sebelumnya, perjudian online yang merebak mendapat perhatian pemerintah, termasuk Kementerian Agama.

Sesuai arahan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Plh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Suyitno menerbitkan Surat Edaran, agar seluruh Aparatur Sipil Negara Kementerian Agama (ASN Kemenag), berpartisipasi aktif menyosialisasikan larangan perjudian online.

Surat Edaran tentang Pencegahan Perjudian Daring di Lingkungan Kementerian Agama ini bernomor P-2036/SJ/B.II/1/KP.00/06/2024 tertanggal 26 Juni 2024, ditujukan kepada Inspektur Jenderal, para Direktur Jenderal, para Kepala Badan, para Rektor/Ketua Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri, para Kepala Biro/Pusat pada Sekretariat Jenderal, para Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi, para Kepala BLA/BDK/Loka Diklat, dan para Kepala UPT Asrama Haji/LPMQ Kementerian Agama. (HS-08)

Kapolri Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat 31 Perwira Tinggi

Ribuan Jemaah Hadiri ‘Majelis Dzikir Maulidurrasul SAW Haul Akbar Kendal’