HALO KENDAL – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Tengah menggelar acara Halal Bi Halal dengan bertema “Merajut Silaturahmi, Menggapai Sukses Bisnis” di salah satu resto di Kendal, Kamis (4/5/2023).
Hadir dalam acara Ketua Umum Kadin Jawa Tengah, Harry Nuryanto Soediro, Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki, Plt Ketua Kadin Kendal, Nashron, serta para Ketua dan perwakilan Kadin se-Jawa Tengah.
Dalam sambutannya, Harry Nuryanto Soediro mengatakan, Kadin harus bisa menjadi organisasi yang inklusif dan kolaboratif.
“Kadin harus bisa adaptasi dengan era baru, juga perlu menyesuaikan dengan perubahan jaman termasuk juga meningkatkan kinerja organisasi Kadin, supaya bisa mengayomi seluruh pelaku usaha,” ujarnya.
Yang terpenting juga, lanjut Harry, bagaimana Kadin bisa ikut serta memulihkan ekonomi masyarakat pasca pandemi yang melanda beberapa tahun lalu, termasuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang ada di wilayah Jawa Tengah.
“Kita harus mengubah mindset Kadin Indonesia jangan eksklusif untuk segelintir kalangan saja, tetapi harus bisa bermanfaat bagi masyarakat seluruhnya, termasuk juga para pelaku UMKM pun harus kita rangkul,” ujarnya.
Sementara Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki berharap, Kadin dapat bersinergi dengan pemerintah daerah untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif dan meningkatkan investasi serta mendorong pertumbuhan usaha, khususnya lokal.
“Kadin bisa bersinergi terkait dengan program pengembangan dunia usaha dan juga investasi. Bagaimana meningkatkan kapasitas pelaku usaha, menciptakan pola-pola kemitraan yang cocok, hingga peningkatan investasi,” ujarnya.
Wabup menegaskan, Kadin adalah mitra strategis pemerintah dalam memberdayakan potensi dunia usaha yang ada di seluruh wilayah Indonesia dan mendorong pembangunan ekonomi nasional dan daerah.
Untuk itu, lanjutnya, Kadin harus menjadi rumah bersama untuk tumbuh secara inklusif dan bisa berkolaborasi menggandeng sektor swasta untuk turut membantu membangkitkan perekonomian.
“Kadin bersama pemerintah harus berintegrasi secara harmonis. Tujuannya untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif dalam rangka meningkatkan perekonomian,” tandas WS Basuki.
Sementara pada sesi wawancara dengan awak media, Wabup sempat menyinggung kurang harmonisnya kepengurusan di Kadin Kendal. Maka dengan Halal Bi Halal ini, bisa membuat para pengurus lebih solid dan saling bekerja sama.
“Jadi jangan karena persoalan-persoalan terkait tupoksi bisa memecah belah kepengurusan Kadin Kendal. Justru karena guyubnya Kadin, itu menjadi kekuatan. Mudahan-mudahan, momentum ini bisa membuat hubungan menjadi lebih baik,” imbuhnya.
Sedangkan, Plt Ketua Kadin Kendal, Nashron menambahkan, sebagai wadah para pelaku multi-background usaha, dalam acara Halal Bi Halal ini bisa menjadi ajang silaturahmi sekaligus bertukar pikiran antar Kadin se-Jateng.
“Harapannya, dengan silaturahmi ini, bisa saling komunikasi dan bertukar pikiran antar pengurus Kadin daerah, dalam memajukan perekonomian dan pelaku usaha di daerah,” ujarnya. (HS-06)