HALO SEMARANG — Kota Semarang bersiap menjadi lautan mobil Volkswagen pada awal November mendatang. Ratusan mobil asal Jerman dengan logo ikonik huruf “V” dan “W” itu akan memenuhi Lapangan Pusdik Penerbad, Kompleks Bandara Lama A. Yani Semarang, dalam ajang “Temu Sedulur Volkswagen (TELUR) ke-6” yang digelar pada 1–2 November 2025.
Event yang diusung dengan tema “Semarang Banjir VW” ini akan menghadirkan sedikitnya 300 unit Volkswagen dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan DIY, bahkan beberapa peserta dari luar provinsi juga telah menyatakan keikutsertaan.
Ketua Volkswagen Semarang Club, Dr. Riza, menjelaskan bahwa Temu Sedulur VW merupakan ajang silaturahmi para penggemar mobil Volkswagen, dari seri klasik tahun 1950-an hingga produksi terbaru.
“Komunitas VW di Indonesia sangat solid dan aktif. Di acara ini, kami ingin memperkuat semangat kebersamaan sambil menghadirkan hiburan untuk masyarakat luas,” ujar Riza.
Tak sekadar ajang kumpul komunitas, TELUR 6 juga mengusung misi sosial. Didukung oleh Bank Jateng dan Hotel Santika Premier Semarang, panitia akan mengadakan operasi bibir sumbing gratis bagi 30 pasien bekerja sama dengan Yayasan Senyum Kemanusiaan.
“Kami ingin kegiatan ini tidak hanya menyenangkan, tapi juga bermanfaat. Ini sejalan dengan visi Volkswagen Indonesia Association yang menekankan tujuh pilar kebangsaan serta misi Fun, Unity, Harmony,” tambahnya.

Selama dua hari pelaksanaan, pengunjung akan dimanjakan dengan beragam aktivitas seru. Tak hanya anggota komunitas, masyarakat umum pun bisa datang gratis tanpa tiket masuk. Di area acara akan hadir puluhan tenant yang menjual suku cadang, aksesori, merchandise VW, hingga barang-barang antik dan kuliner tematik—termasuk food truck berbentuk VW Kombi yang siap menggoda selera.
Tak ketinggalan, sejumlah tokoh otomotif terkenal seperti Terror Garage, Romli Rules, dan HOV akan turut hadir. Bahkan, pengunjung juga bisa ikut berpartisipasi dalam ajang “VW Idol”, kontes yang memilih mobil favorit berdasarkan voting langsung dari penonton.
Meski target peserta tahun ini menurun dibanding TELUR 4 pada 2016 yang berhasil menghadirkan lebih dari 500 unit VW, panitia tetap optimistis gelaran kali ini akan lebih semarak.
“Kami melihat tren peserta menurun karena faktor ekonomi, tapi kami percaya antusiasme dan semangat kebersamaan tetap tinggi. Semarang akan kembali jadi magnet bagi para pecinta VW,” tegas Riza.
Dengan kombinasi antara komunitas yang solid, misi sosial, dan hiburan publik, TELUR 6 diharapkan menjadi bukti bahwa pesona mobil klasik tak lekang oleh waktu — dan Semarang, siap kembali “banjir VW”.(HS)