in

Semangat Belajar di Usia Tak Lagi Muda, Nanang Ikuti Pelatihan Berbasis Kompetensi Demi Peluang Kerja Baru

Nanang Rusbianto (51), peserta tertua dalam Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Tahap I sumber Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2026 di Kota Pekalongan. (Foto : pekalongankota.go.id)

 

HALO PEKALONGAN – Semangat untuk terus belajar dan bangkit di tengah sulitnya kondisi ekonomi, ditunjukkan Nanang Rusbianto (51), peserta tertua dalam Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Tahap I sumber Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2026 di Kota Pekalongan.

Di antara puluhan peserta lain yang mayoritas berusia lebih muda, Nanang tampak tetap antusias mengikuti pelatihan kompetensi teknisi AC, yang digelar Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Pekalongan.

Baginya, usia bukan penghalang untuk mempelajari keterampilan baru demi mendapatkan peluang kerja dan memperbaiki kondisi ekonomi keluarga.

Nanang mengaku, sebelum mengikuti pelatihan dirinya belum pernah sama sekali menggeluti bidang teknisi pendingin ruangan.

Pelatihan tersebut menjadi pengalaman pertamanya mempelajari ilmu servis dan perawatan AC.

“Sebelumnya saya belum pernah menggeluti keterampilan ini. Ini menjadi kali pertama saya belajar teknisi AC,” kata dia, seperti dirilis pekalongankota.go.id.

Ia mengungkapkan, ketertarikannya mengikuti kompetensi teknisi AC muncul karena ingin memiliki kemampuan baru yang dapat dimanfaatkan untuk mencari pekerjaan maupun membuka peluang usaha di kemudian hari.

“Saya ingin tahu ilmu ini dan berharap nanti bisa mendapatkan pekerjaan dari keterampilan yang dipelajari, supaya bisa mencari nafkah,” katanya.

Sebelum mengikuti pelatihan, Nanang bekerja di pranggok batik. Namun saat ini dirinya sudah tidak lagi bekerja di tempat itu, sehingga berupaya mencari peluang baru melalui program pelatihan yang diselenggarakan pemerintah daerah.

Kondisi ekonomi yang semakin sulit menurutnya menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang harus kembali mencari pekerjaan di usia yang tidak lagi muda.

Meski demikian, hal tersebut tidak membuatnya patah semangat untuk terus belajar.

“Meskipun saya paling tua, saya tetap semangat karena merasa masih sehat dan kuat,” ungkapnya.

Ia berharap pelatihan yang diikutinya dapat menjadi bekal keterampilan baru agar nantinya bisa kembali bekerja dan membantu memenuhi kebutuhan keluarga. (HS-08)

 

14 DPK KNPI Batang Dilantik Serentak, Perkuat Peran Pemuda Dukung Pembangunan Daerah

Siapkan Warga Hadapi Ketatnya Persaingan Kerja, Pemkot Pekalongan Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi