HALO SEMARANG – Curah hujan yang tinggi terjadi di Kota Semarang, Senin (10/3/2025). Informasi yang diperoleh, akibat hujan yang turun sangat deras, BPBD Kota Semarang mencatat hingga pukul 13.00 WIB terjadi genangan banjir di sejumlah titik.
Dari data yang diterima, genangan banjir terjadi di Jalan Sidoluhur 10 – 15 cm, Jalan Taman Udan Riris 10 – 15 cm, Jalan Sidoasih Raya 10 – 15 cm, Jalan Padi raya, 20 – 35 cm, Jalan Raya Gebang Anom pertigaan dengan dong Biru 20 – 30 cm, Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan gayamsari 10 – 20 cm.
Kemudian RW 3 Trimulyo 10 – 30 cm, Depan RSI Sultan Agung 10-20 cm dan depan LIK Kaligawe 10 cm dan Jalan Raya Mukhtiharjo Lor. Kepala BPBD Kota Semarang, Endro P Martanto mengatakan, genangan banjir ini diakibatkan karena hujan deras disertai angin kencang.
“Hujan hari ini di tanggal 10 itu relatif intensitasnya sangat deras dan berlangsung kurang lebih hampir satu jam,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Endro menjelaskan jika BPBD telah berkoordinasi dengan pihak terkait seperti BBWS Pemali Juana, Dinas PU Kota Semarang, UPTD Pompa wilayah Timur, dan UPTD Pompa wilayah Tengah untuk Optimalisasi Pompa Portable agar genangan di beberapa titik itu bisa surut.
Di titik Gebanganom 1 Unit Pompa Portable dari BPBD Kota Semarang dan 1 Unit Pompa Portable dari DPU Kota Semarang. Lalu di titik Polder Muktiharjo Kidul ada 1 Unit Pompa Portable dari BPBD Kota Semarang.
Kemudian di Pabrik Es Kencana Kaligawe 1 Unit Pompa Portable dari DPU Kota Semarang. Ada juga di Jalan Padi Raya 1 Unit Pompa Portable dari DPU Kota Semarang.
“Kita juga monitoring dan pemantauan wilayah yang masih terdampak genangan,” katanya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan hujan dengan intensitas deras sudah berlangsung dari pada Sabtu malam. Kondisi geografis wilayah yang masih tergenang merupakan daerah cekungan.
“Beberapa wilayah masih terdapat genangan, namun mengalami tren surut,” bebernya.
Selain banjir, hujan deras ini juga mengakibatkan tanah longsro di Jalan Rorojonggrang Timur XII RT 9 RW 9, Kelurahan Manyaran Semarang Barat. Saat ini pihaknya juga sudah melakukan penanganan awal terkait kejadian longsor itu.
“Untuk langkah penanganan awal, kita tutup dengan terpal kemudian segera kita lakukan perhitungan. Setelah di assesmen, kira-kira nilai kerusakan kemudian diajukan melalui dana BTT bansos Pemkot Semarang sehingga bisa untuk perbaikan sehingga meringankan beban warga yang terkena musibah,” tandasnya. (HS-06)