in

Segudang Prestasi, Tim Futsal Putri Pusaka Angel Kendal Minim Perhatian Pemerintah

HALO KENDAL – Meski sudah banyak mencatatkan prestasi, baik tingkat nasional hingga Asia Tenggara, tim Futsal Putri Pusaka Angel Kendal minim perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal.

Hal tersebut diungkapkan Owner Pusaka Group, Mastur Darori kepada halosemarang.id, saat ditemui di kediamannya, di Kecamatan Sukorejo, Kendal, Minggu (23/1/2022).

Dikatakan, pada tahun 2019 dan tahun 2020, tim Pusaka Angel berhasil menduduki peringkat ketiga dan kedua di Liga Pro Futsal Putri. Bahkan, nama harum Kendal juga pernah diangkat saat tim ini berhasil menjuarai kompetisi tingkat Asia Tenggara yang digelar di Sport Complex Indoor Stadium, Naypyidaw Myanmar, usai berhasil mengandaskan lawan beratnya dari Thailand.

“Pada waktu itu, nama Kendal diangkat ke kancah dunia internasional ketika tim Pusaka Angel Kendal masih bernama JK Angel dan menjuarai divisi wanita AFF Futsal Club Championship 2016,” ungkap Mastur.

Mastur menceritakan, pernah Pemkab Kendal memberikan sedikit perhatian saat tim yang diasuhnya mau berangkat bertanding ke Pontianak.

“Waktu itu tahun 2019, dan waktu itu saja. Selanjutnya untuk tahun 2020 hingga sekarang, tak ada perhatian sama sekali,” ujarnya.

Namun dirinya tidak merasa berkecil hati dan terus menggembleng anak asuhnya untuk terus berlatih dan menorehkan prestasi.

“Niat saya kan memajukan olahraga futsal di Jawa Tengah. Kita harusnya bangga, karena hanya Kabupaten Kendal yang memiliki tim tangguh futsal putri,” tandas Mastur.

Dirinya bersyukur, tim Pusaka Angel Kendal pernah mendapat apresiasi dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

“Saat itu semua pemain dan pelatih Pusaka Angel usai meraih peringkat kedua di Liga Pro 2020, mereka dipanggil gubernur untuk beraudiensi di ruang kerjanya,” imbuhnya.

Meski mendapat perhatian dari gubernur, namun menurut Mastur, perhatian dari Pemkab Kendal tidak terlihat sama sekali.

“Padahal saat kami bertanding yang kami bawa nama Kabupaten Kendal, yang menang dan yang kami angkat nama Kabupaten Kendal. Sehingga yang harum juga nama Kabupaten Kendal,” ungkapnya lagi.

Dengan tak adanya perhatian dari Pemkab Kendal, pihaknya terpaksa harus bekerja keras agar tetap bisa menghidupkan tim yang banyak menorehkan prestasi tersebut.

“Jujur saja, kita pontang-panting, ke sana kemari agar tim Pusaka Angel ini terus exis dan semakin berkembang,” terang Mastur.

Di tengah kondisi keuangan yang sulit, ia pun tetap harus mempersiapkan timnya menjelang bergulirnya Liga Pro Nasional tahun 2021 yang rencananya bakal digelar bulan Februari 2022.

“Di Liga Pro nanti kita tetap harus all out dan target juara bisa diraih agar dapat ikut diajang Asian Games, bertanding melawan klub-klub lain dari berbagai negara,” ujarnya.

Mastur memaklumi bahwa pada dasarnya pemerintah daerah tidak bisa membiayai sebuah klub olahraga profesional. Namun, seandainya benar ada perhatian, cara lain tetap akan ia dilakukan.

“Contohnya seperti menggunakan sumbangan pribadi, atau dengan cara lain juga bisa dilakukan, seperti dengan mencarikan sponsor bagi tim,” pungkasnya.(HS)

Chacha Akan Sulap Rumdin Bupati Kendal jadi Rumah Singgah Santri

Satlantas Polrestabes Semarang Tindak Puluhan Motor Berknalpot Brong