HALO SPORT – Tim Persis Solo merayakan hari jadi 100 tahun dengan merilis Persis Centenary Jersey di Solo, Rabu (8/1/2023). Jersey 100 tahun yang diharapkan menandai kejayaan baru sebuah klub yang bukan hanya berprestasi di lapangan tetapi sebagai tim profesional di Liga I Indonesia 2023.
Harapan besar terhadap Persis pada usia 100 tahun ini. Klub berharap bisa menuju abad kejayaan baru dan dapat menjadi tim yang tidak sekadar berprestasi, tetapi sebagai tim profesional.
Persis diharapkan mempunyai sistem pembinaan yang berkelanjutan baik pengelolaan keuangan, manajerial, dan juga pembinaan akademis. Hal tersebut disampaikan Media Officer Tim Persis Solo, Bryan Barcelona.
“Jadi Persis Solo, pada usia 100 tahun ini merupakan klub tertua kedua di Indonesia setelah PSM Makassar. Di usianya sekarang ini Persis membuka lembaran baru supaya menjadi klub profesional yang berbasis kepada kemanusiaan seperti ketika berdiri,” kata Bryan.
“Tetapi Persis tidak melupakan profesionalitas untuk mengedepankan prestasi,” ujar dia lebih lanjut.
Dia mengatakan tahun 2023 menandai 100 tahun perjalanan Persis di kancah sepak bola nasional. Sebagai klub yang lahir atas spirit kemanusiaan dan alat perjuangan. Persis tumbuh dengan mengikuti nurani dan keberpihakan sebagai asas dalam Menentukan tiap langkah klub.
Dalam sejarahnya, Persis pernah meraih tujuh gelar di kasta tertinggi. Gelar juara yang berhasil direngkuh sebagai pembuktian akan semangat berjuang tanpa henti yang merepresentasikan identitas Laskar Sambernyawa di masa lampau.
Sementara, Direktur klub Antonius Dompas menuturkan bila Persis ingin menjadi bagian dari identitas di Soloraya.
“Persis ingin terus menjadi bagian dari identitas di Soloraya. Bukan hanya budaya, Mangkunegaran, Kasunanan saja, tetapi Persis Solo juga bisa menjadi identitas bagi anak muda,” kata Antonius.
Alfonso lebih lanjut menuturkan Persis bertekad menjadi klub yang sehat dan berprestasi. Karenanya Persis hingga saat ini terus berbenah dan bertransformasi.
“Usia 100 tahun dari 1923 sampai 2023 sudah banyak cerita yang tertulis. Baik itu dari pendiri, kemudian sampai juara. Lalu beberapa tahun seperti tidak ada berita. Kemudian kami juara di Liga 2. Sekarang ini berada di Liga 1. Itu semua sudah tertulis itu. Tapi yang saya pikirkan apa yang akan kita tulis mulai hari ini hingga 100 tahun ke depan,” kata Alfonso.
Direktur Bisnis klub Solo Arizal Perdana Putra mengatakan Persis Solo merayakan hari jadi 100 tahun dengan merilis Persis Centenary Jersey. Jersey 100 tahun, warna yang akan digunakan untuk pemain ialah putih dengan padu padan warna marun dan emas untuk pemain, sedangkan hijau dan kuning untuk menjaga gawang.
Pemain akan menggunakan dominasi warna putih sebagai warna utama. Warna ini, merupakan warna yang sama dengan jersey yang digunakan oleh Laskar Sambernyawa julukan Persis pada saat pertama kali berdiri.
Di area lingkar lengan disematkan narasi Sumusuping Rasa Jati yang memiliki arti merasuk rasa sejati. Pembakar semangat untuk setiap kali penggawa berlaga.
Sementara itu, Kapten Tim Persis Solo Eky Taufik mengatakan dirinya sudah selama tiga tahun memperkuat Persis Solo sejak mengikuti Liga 2 kemudian sekarang sudah Liga 1 Indonesia. Persis sekarang di Liga 1, dirinya siap membawa tim yang bersejarah ini, menuju ranking ke atas.(HS)