in

Satgas Halal Dorong UMKM PKL Makanan Urus Sertifikat Halal Gratis

 

HALO BATANG – Satgas Halal Kantor Kemenag Kabupaten Batang mendorong para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM), terutama pedagang kaki lima (PKL), untuk mengurus sertifikat halal.

Saat ini pengurusan sertifikat halal bagi UMKM PKL tersebut masih bisa dilakukan secara gratis.

Hal itu disampaikan Satgas Halal Batang, Siswoyo, setelah penyerahan sertifikat halal di Desa Pretek, Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang, Senin (28/8/2023).

Dia mengatakan sertifikasi produk halal, selain memberikan rasa nyaman dan kepastian konsumen, juga meningkatkan kepercayaan diri pedagang.

Hal itu dapat berimbas pada kenaikan omset pedagang, sekaligus peningkatan kesejahteraan pedagang.

Siswoyo juga mengatakan, program ini merupakan bagian dari ikhtiar pemerintah, untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, melalui sertifikasi halal secara gratis untuk produk UMKM.

“Sertifikasi halal tidak dipungut biaya, bahkan satgas menempelkan tanda halal pada gerobak pedagang beserta nomor identitas halalnya sebagai bukti produk tersebut sudah tersertifikasi,” terangnya, seperti dirilis batangkab.go.id.

Dia menebaskan, seluruhnya proses pengurusan sertifikat halal itu tidak dikenakan biaya.

“Jadi kalau ada oknum yang meminta uang dengan dalih biaya administrasi atau stiker dan lainnya, itu pasti tidak ada,” tegasnya.

Salah seorang pedagang kaki lima, Surono mengungkapkan setelah produknya disertifikasi halal, persaingan antarpedagang akan lebih sehat.

“Saya lebih yakin waktu jualan dan tidak takut saingan dengan produk sejenis,” ujar dia.

Ia pun akan mengajak rekan sesama pedagang supaya produk olahannya disertifikasi halal, sehingga dalam proses jual beli lebih tenang dan nyaman, baik pedagang maupun konsumen.

Sebelumnya, Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin, dalam pernyataannya seperti dirilis indonesia.go.id, mengatakan pemerintah terus mendorong pelaku usaha di Indonesia, untuk memproduksi produk halal.

Hal ini seiring dengan rencana pemerintah, yang menargetkan negara ini menjadi pusat industri halal dunia pada 2024.

Hal itu disampaikan Wapres Ma’ruf Amin dalam Asia-PasificTax Forum beberapa waktu lalu.

Pada event itu dia mengungkapkan optimistis, iklim usaha industri halal akan tumbuh di kisaran 4,5 persen hingga 5,3 persen pada 2023.

Sertifikasi produk halal, menurut dia akan mampu mengerek daya saing industri dalam negeri, demi penguasaan pasar produk halal baik di kancah domestik maupun global. (HS-08)

Desa Besani Batang Raih Penghargaan dari Kemenparekraf RI dan Medali MURI

Tim PkM Dosen Kimia Unnes Beri Pendampingan Pembelajaran Berdiferensiasi