in

Sambut HUT Kemerdekaan RI, Nelayan di Kendal Pasang Bendera di Perahunya

Perahu nelayan di Sungai Biru Kampung Mbirusari, Kelurahan Kalibuntu Kecamatan Kendal, yang dihiasi bendera merah putih dan umbul-umbul baru.

HALO KENDAL – Ratusan perahu yang bersandar di sepanjang Sungai Biru, di Kampung Mbirusari, Kelurahan Kalibuntu, Kecamatan Kendal sebagian besar sudah dihiasi dengan berbagai macam bendera. Baik merah putih maupun umbul-umbul.

Hal ini dilakukan para nelayan setempat, dalam menyambut HUT Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia. Mereka mengganti bendera lama dengan yang baru.

Ketua RW Kampung Mbirusari, Slamet mengatakan, penggantian bendera dan umbul-umbul sudah menjadi tradisi di setiap bulan Agustus. Para nelayan secara mandiri mengganti bendera merah putih dengan yang baru.

Padahal, dari pihak RW maupun RT tidak ada imbauan atau pemberitahuan kepada para nelayan untuk mengganti bendera merah putih yang baru. Karena para nelayan sudah melakukan sendiri tanpa ada komando.

“Kami hanya mengimbau mulai tanggal 1 Agustus supaya memasang bendera merah putih dan kalau ada dipasang juga umbul-umbul. Baik di depan rumah, maupun di perahu,” terangnya, Kamis (4/8/2022).

Salah seeorang nelayan, Rohmat mengaku, setiap bulan Agustus, dirinya memang selalu berinisiatif mengganti bendera merah putih di perahunya dengan bendera merah putih yang baru.

Hal ini karena untuk memperingati hari Kemerdekaan Indonesia. Ia pun merasa bangga dengan bendera merah putih yang baru, karena wujud kecintaannya kepada Negara Indonesia.

“Saya inisiatif sendiri untuk memasang bendera dan umbul-umbul baru di perahu saya. Jadi setiap Agustusan selalu ganti yang baru. Karena saya bangga jadi warga negara Indonesia,” katanya.

Sementara itu, momentum Hari Kemerdekaan ke-77 RI juga menjadi peluang rejeki bagi para penjual bendera yang menggelar dagangannya di tepi-tepi jalan yang strategis. Termasuk jalanan di Kota Kendal.

Seperti diungkapkan Anggi, penjual bendera di depan Kantor Telkom Kendal, harga bendera merah putih dan umbul-umbul bervariasi, tergantung ukuran, mulai Rp 25 ribu sampai Rp 45 ribu.

“Sedangkan bendera panjang, harga mulai Rp 250 ribu sampai Rp 450 ribu per biji. Biasanya pembeli paling ramai sekitar tanggal 10 Agustus,” ujarnya.

Sementara penjual bendera dan umbul-umbul yang berjualan di sudut alun-alun Kota Kendal, Ikhsan mengaku, sudah tiga tahun ini setiap bulan Agustus berjualan bendera di tempat tersebut, karena lokasinya strategis.

“Saya jualan mulai pagi sampai sore hari. Saya sudah jualan sejak bulan Juli lalu. Lumayanlah, setiap hari selalu ada yang membeli. Biasanya mulai tanggal 5-10 Agustus, banyak yang membeli bendera,” ungkapnya.(HS)

Bermain Layangan, Bocah 11 Tahun Meninggal Dunia Usai Tersambar Kereta Api

Komitmen Pemkot Semarang Dalam Mendukung Pengelolaan Sampah Berkelanjutan