HALO SEMARANG – Presiden Partai Buruh, Said Iqbal menyatakan optimistis bisa meraih target lima persen suara, dalam pemilihan umum (Pemilu) 2024 mendatang.
Hal tersebut diungkapkan Said Iqbal dalam konsolidasi ideologi strategi perjuangan kelas komite eksekutif kabupaten dan kota Partai Buruh se-Jawa Tengah, Jumat (28/1/2022).
Dia mengatakan, saat ini Partai Buruh sedang berupaya memperoleh verifikasi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).
“Partai Buruh sudah ada di 34 provinsi di Indonesia. Artinya sudah memenuhi persyaratan KPU 100 persen. Kami juga sudah ada di 487 kabupaten dan kota, di mana sudah memenuhi 75 persen. Kami siap mengikuti verifikasi KPU dan semoga lolos,” kata Iqbal, setelah konsolidasi.
Jika lolos verifikasi, maka ke depan, pihaknya akan fokus untuk meraih empat sampai lima persen suara atau 15 sampai 20 kursi di parlemen. Target tersebut menurutnya realistis, karena partai ini sudah ada 34 provinsi.
Dia juga menyatakan optimistis, dalam tiga putaran pemilu ke depan, Partai Buruh bakal mengusai parlemen.
Sebagai upaya mencapai target tersebut, orang nomor satu di Partai Buruh itu berpesan ke setiap cabang daerah, untuk mengutamakan konsolidasi. Yaitu fokus menggarap kelas pekerja, buruh tani, nelayan, guru honorer, buruh migran, dan lain sebagainya.
“Dengan adanya partai buruh ini, Response mereka (buruh) juga positif dan mendukung penuh. Karena kami (Partai Buruh) terlahir karena ada Omnibus Law,” jelas Iqbal.
Iqbal juga mengatakan, Partai Buruh mengusung ideologi Pancasila dan bertujuan menyejahterakan negara, melalui tiga prinsip, yakni distribusi kekayaan merata, tanggung jawab publik, dan kedaulatan rakyat.
“Prinsipnya tiga itu. Artinya kau boleh kaya tapi kami tidak boleh miskin. Kemudian ketika ekonomi baik ada restribusi jaminan sosial untuk rakyat. Terus kita perjuangkan kesehatan pensiun,” lanjut Iqbal.
Kesempatan sama, Ketua Exco Jawa Tengah Aulia Hakim menambahkan, target yang disampaikan Presiden Partai Buruh dinilai realistis dan dapat diraih. Secara bertahap, ke depan Partai buruh juga diyakini bisa memenangkan kursi parlemen secara besar.
“Hari ini sebenarnya pengukuhan SK (Surat Keputusan) di 29 kabupaten atau kota dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Di sini kami sadar diri tidak akan muluk-muluk tapi akan mencenangkan 2 kursi DPRD. Intinya target kami tidak banyak, ya karena mau melanjutkan hal besar namun secara bertahap,” imbuh Aulia.(HS)