in

Rumah Produksi Tusuk Sate di Bergas Kabupaten Semarang Terbakar

Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Semarang menurunkan mobil pemadam, untuk menangani kebakaran di Kelurahan Ngempon, Kecamatan Bergas, Minggu (21/5/2023). (Foto : humas.polri.go.id)

 

HALO SEMARANG – Sebuah rumah milik Wahyudi (41), di Kelurahan Ngempon, Kecamatan Bergas, Minggu (21/5/2023) terbakar.

Dalam peristiwa itu, bagian depan rumah yang sekaligus sebagai tempat memproduksi tusuk sate, berikut atap, dan 1 unit sepeda motor milik pemilik rumah ikut hangus terbakar.

Kapolsek Bergas AKP Wahyono mengatakan, pihaknya menduga kebakaran disebabkan oleh puntung rokok.

“Menurut keterangan korban, sebelum meninggalkan rumah sekitar pukul 12.00 WIB, sempat merokok dan membuang puntungnya di pekarangan samping rumah,” kata Kapolsek, seperti dirilis humas.polri.go.id.

Saat itu pemilik rumah lupa, bahwa di pekarangan tersebut terdapat tumpukan daun singkong kering dan bambu.

“Korban juga mempunyai profesi pembuat tusuk sate dari bambu.” Kata Kapolsek.

Setelah korban meninggalkan rumah, sekitar pukul 13.00 WIB, Wahono (40) yang merupakan tetangga korban, melihat api dari bagian samping atau pekarangan rumah korban.

Menyadari akan adanya bahaya, dia pun segera memberitahukan hal itu kepada para tetangga yang lain.

“Melihat ada kobaran api, tetangga korban bergotong royong untuk memadamkan,” kata dia.

Namun dengan semakin membesarnya api, tiupan angin juga semakin kencang, hingga “si jago merah” dengan cepat menjalar pada bagian teras depan, atap rumah dan sepeda motor korban yang terparkir di teras.

Wahono pun melaporkan hal itu ke Bhabinkamtibmas Ngempon, Aiptu Abdul Hadi.

Polsek Bergas yang menerima laporan tersebut, langsung menghubungi unit Damkar Kabupaten Semarang, dengan mengerahkan 2 unit mobil pemadam kebaran sekitar pukul 15.00 Wib api bisa dipadamkan.

Di sisi lain Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra  SIK. MM., mengimbau kepada warga Kabupaten Semarang untuk tidak ceroboh membuang puntung rokok, apalagi cuaca saat ini masuk musim panas.

 

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian ditaksir sekitar Rp. 45.000.000.

“Kami imbau untuk warga Kabupaten Semarang, untuk memperhatikan dalam membuang bahan yang mudah terbakar salah satunya puntung rokok. Silahkan dibuang pada tempatnya atau asbak,” imbaunya. (HS-08)

Konser Slank Jadi Penutup Resepsi HUT ke-476 Kota Semarang

Bertemu Zelenskyy, Presiden Jokowi : Indonesia Terus Dukung Perdamaian di Ukraina