in

Rugi Banyak, Chelsea Tidak Panik

HALO SEMARANG – Manajemen Chelsea tidak panik, meski mengalami kerugian sebesar 121 juta pound (sekitar Rp 2,2 triliun).

Para direksi The Blues yakin bisa mengatasi kerugian itu.

Caranya dengan tidak belanja dulu pada bursa musim panas 2023, dan menjual pemain besar-besaran.

Beberapa pemain seperti Hakim Ziyech, Christian Pulisic, Mateo Kovacic, dan Edouard Mendy masuk dalam daftar jual.

Mason Mount juga bisa saja dilepas dengan harga tinggi.

Si Biru sudah menghabiskan sekitar Rp 9 triliun untuk belanja pemain dalam dua bursa transfer, yakni musim panas 2022 dan musim dingin 2023.

Chelsea kebanyakan membeli pemain muda demi membangun kekuatan baru.

Menurut laporan Daily Mail, kerugian bersih itu disebabkan oleh ‘’sisa-sisa’’ sanksi yang dikenakan pemerintah Inggris ke pemilik klub sebelumnya, Roman Abramovich.

Abramovich diyakini sebagai orang dekat Presiden Rusia Vladimir Putin, yang menginvasi Ukraina.

The Blues pernah dibekukan dengan tidak boleh jual merchandise, tiket pertandingan, hingga perjanjian dengan sponsor pada periode 10 Maret sampai 30 Mei 2022.

Kendati waktunya singkat, itu berdampak fatal buat pemasukan klub London ini.

Todd Boehly, pemilik Si Biru sekarang, bertekad untuk mengembalikan kejayaan Chelsea.

Demi mencapai hal itu, Boehly telah mendatangkan banyak pemain muda potensial. (HS-06)

Target Utamakan Naik Podium

Promosi Jabatan dan Purna Tugas, Sejumlah Pejabat dan Kapolres Jajaran Polda Jateng Mengalami Mutasi