in

Rayakan HUT ke-114, PDAM Tirta Moedal Kota Semarang Gelar Penghijauan di Sumber Mata Air

Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, Yudi Indardo dan Lurah Langensari, saat melakukan kegiatan penghijauan di sumber mata air Kalidoh, Kabupaten Ungaran, Jumat (26/9/ 2025).

HALO SEMARANG – Memperingati HUT Ke-114, PDAM Tirta Moedal Kota Semarang melakukan kegiatan penghijauan dengan menanam pohon di kawasan sejumlah sumber mata air, baru-baru ini.

Adapun lima sumber mata air yang dilakukan penghijauan yakni di sumber air Kalidoh, Sumber Air Seleses, sumber air Ancar, Moedal dan IPA Pudakpayung. Kegiatan penghijauan ini sekaligus acara puncak dalam rangkaian HUT ke- 114 PDAM Tirta Moedal yang digelar di Sumber air Kalidoh, Desa Langensari, Kabupaten Ungaran pada Jumat (26/9/2025).

Menurut Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Moedal Kota Semarang, Yudi Indardo, bahwa di Sumber air Kalidoh yang terletak di kaki gunung Ungran tersebut dibangun pada Pemerintahan Hindia Belanda tahun 1932. Dan kegiatan ini adalah bentuk upaya melestarikan sumber mata air, di mana sumber mata air ini menjadi salah satu sumber air yang di kelola oleh Perumda Air Minum Tirta Moedal untuk mendistribusikan air ke pelanggan selain sumber air permukaan atau Instalasi Pengolahan Air.

“Sehingga kegiatan penghijauan ini rutin dilaksanakan pada setiap tahun pada rangkaian HUT Perumda Air Minum Tirta Moedal,” ujarnya.

Lebih lanjut Yudi menyampaikan, bahwa selain kegiatan penghijauan akan juga dilaksanakan Khitan Bersama pada 11 Oktober 2025 mendatang yang bekerja sama dengan Rumah Sakti Wongso Negoro, untuk informasi bisa mengakses media Sosial PDAM Kota Semarang.

Sementara itu, Lurah Langensari Kabupaten Semarang, Suyanto mengatakan, bahwa kegiatan yang dilakukan oleh PDAM Kota Semarang sangat bermanfaat dan positif sekali, yaitu melestarikan keberadaan sumber air yang sudah sejak jaman Belanda digunakan untuk memenuhi kebutuhan air bersih untuk Kota Semarang.

Dia juga mengatakan, bahwa hubungan PDAM Kota Semarang dengan masyarakat sekitar sumber air sangat baik, dan setiap tahun pada kegiatan merti desa Langensari, sumber air Kalidoh ini dijadikan tempat untuk melaksanakan acara tersebut.

Suyanto berharap, adanya tanaman yang ditanam agar bisa di rawat biar bisa tumbuh untuk menghasilkan sumber air agar tetap lestari. “Kami sangat senang karena tanaman ini nantinya bisa memberikan banyak manfaat untuk warga dan sekitarnya,” pungkasnya.(HS)

Gerakan Pangan Murah, Polri Salurkan 1.386 Ton Beras

PDAM Rencanakan Perbaikan Flow Meter Air Intake IPA Jatibarang