HALO KENDAL – Pemerintah Kabupaten Kendal menggelar Sosialisasi Kewaspadaan Dini untuk Rawat Kearifan Lokal dan Kebhinekaan, di aula kantor Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Senin (7/7/2025).
Acara dihadiri oleh Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, Kepala Badan Kesbangpol Kendal, Alfebian Yulando, Kepala Kejaksaan Negeri Kendal, Lila Nasution, para Kepala Desa beserta BPD se-Eks-Kawedanan Kaliwungu, serta diikuti ratusan Penghayat Kepercayaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa di Kendal.
Dalam sambutannya, Bupati Kendal mengatakan, kegiatan digelar untuk menjaga kondusifitas wilayah Kabupaten Kendal. Menurutnya para penghayat kepercayaan juga memiliki hak yang sama sesuai dengan undang-undang yang berlaku.
Dirinya berharap, masyarakat bisa terus menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama. Selain itu dia juga mengajak seluruh masyarakat Kendal untuk terus bersatu, dan menjadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk menjaga kondusifitas di wilayahnya masing-masing.
“Harapannya dengan adanya kegiatan ini, sudah tidak ada permasalahan di masyarakat terkait dengan keberagaman di Kabupaten Kendal, termasuk adanya Penghayat Kepercayaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa. Mari kita terus bersatu dan menjaga kondusifitas di lingkungan sekitar kita masing-masing,” ungkap Bupati Kendal.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kendal, Lila Nasution, yang juga selaku Ketua Tim Pengawas Penghayat Kepercayaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa di Kendal mengatakan, terdapat enam aliran kepercayaan di Kendal dengan jumlah total penganut sekitar 600 orang.
“Adapun enam Penghayat Kepercayaan, di Kabupaten Kendal yaitu Cahya Buwana, Sapta Darma Jawa Dipa, Ilmu Kasudan Jati, Palang Putih Nusantara, Janmus Kalimasada,” bebernya.
Menurut Lila keberadaan penghayat kepercayaan ini sudah dijamin oleh undang-undang oleh putusan Mahkamah Konstitusi. Sehingga diharapkan penghayat kepercayaan sebagal bagian dari keberagaman antarumat beragama maupun aliran kepercayaan di masyarakat, sehingga bisa bersama sama menjaga kondusifitas semakin aman dan damai.
“Selain itu, dengan kondusifitas diwilayahnya yang terjaga dengan baik, aman, dan nyaman, maka akan membawa kesejahteraan bagi masyarakat di Kabupaten Kendal,” ujar Kajari Kendal.
Sedangkan Kepala Badan Kesbangpol Kendal, Alfebian Yulando menyampaikan, kegiatan untuk memfasilitasi para Penghayat Kepercayaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa di Kendal, supaya bersama-sama dalam menjaga kondusifitas di wilayah Kendal.
“Kegiatan ini tentunya untuk menjaga kerukunan antarumat beragama dan Penghayat Kepercayaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa di Kabupaten Kendal, dan menjaga kearifan lokal, serta menjaga kebhinekaan,” ujarnya.
Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Ketua Koordinator Pengawas Penghayat Kepercayaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa di Kabupaten Kendal, dan kemudian dilanjutkan acara diskusi.(HS)