HALO KENDAL – Pemkab Kendal menggelar Gebyar Penurunan Stunting pada puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-59 yang dihadiri ribuan perwakilan dari rumah sakit, puskesmas dan kader kesehatan desa/kelurahan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di lapangan Desa Karangayu, Kecamatan Cepiring, Kendal, Kamis (7/12/2023).
Sekda Kendal, Sugiono saat membacakan sambutan Bupati mengucapkan, selamat Hari Kesehatan Nasional yang ke-59 kepada seluruh insan kesehatan di Kendal.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kendal maupun pribadi, saya mengucapkan selamat Hari Kesehatan Nasional yang ke-59 kepada seluruh insan kesehatan di Kabupaten Kendal. Terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada segenap insan kesehatan yang
telah bahu membahu berjuang tanpa mengenal lelah dalam melaksanakan pembangunan kesehatan di Kabupaten Kendal,” ungkapnya.
“Terima kasih juga kepada tenaga medis, tenaga kesehatan, tenaga pendukung kesehatan, ormas, swasta, media, profesional, akademisi, seluruh pegawai dan pejabat pemerintah daerah serta tak
lupa para kader,” imbuh Sekda Kendal.
Diharapkan seluruh insan kesehatan dapat
mencerminkan upaya yang bertujuan untuk mencapai perubahan positif dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat, yang pada gilirannya akan mendukung pertumbuhan dan kemajuan secara keseluruhan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Kendal untuk turut membangun kesehatan demi Indonesia Emas 2045 dimulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar,” harap Sekda Kendal.
Dikatakan, Kementerian Kesehatan RI saat ini sedang melakukan transformasi sistem kesehatan yang berfokus pada enam pilar untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, produktif dan berkeadilan sekaligus sebagai bentuk kesiapan Pemerintah dalam menghadapi masalah kesehatan di masa yang akan datang.
“Enam pilar transformasi kesehatan sebagai upaya pemulihan pembangunan kesehatan adalah, Transformasi layanan primer, Transformasi layanan rujukan, Transformasi sistem ketahanan kesehatan, Tansformasi sistem pembiayaan kesehatan, Transformasi SDM kesehatan, dan Transformasi teknologi kesehatan,” ujar Sekda Kendal.
Dalam sambutannya, Sekda Kendal juga memaparkan kondisi stunting di Kendal. Yaitu, dari jumlah penduduk Kendal kurang lebih 1.053.400 jiwa, terdiri dari jumlah perempuan sebanyak 521.646 jiwa, dan laki-laki sebanyak 531.754 jiwa. Dari jumlah tersebut, terdapat 44.228 Keluarga Keluarga Beresiko Stunting (KRS), dengan jumlah Tim Pendamping Keluarga 2.355 orang (785 Tim) di 286 desa/kelurahan se-Kendal.
“Sampai bulan November 2023, kasus Angka Kematian Ibu atau AKI di Kabupaten Kendal mencapai 16 kasus atau 105,6 per 100.000 kelahiran hidup, dan Angka Kematian Bayi atau AKB sebanyak 91 kasus atau 6,57 per 1.000 Kelahiran Hidup. Sedangkan untuk kasus stunting di Kabupaten Kendal sempai dengan bulan Oktober 2023 adalah 10,9 persen,” paparnya.
Selanjutnya Sekda Kendal juga membeberkan Capaian Penurunan Prevalensi Stunting di Kendal. Yaitu Prevalensi stunting menurut Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) di Kabupaten Kendal mengalapwppppmi penurunan 3,8 persen, dengan jumlah Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Masyarakat yang fluktuatif, di mana data terakhir menunjukkan kenaikan dengan angka 11,4 persen.
“Kabupaten Kendal masuk delapan kabupaten terendah di Jawa Tengah, dan target Persentase Balita Stunting 2024 adalah 14 persen,” tandasnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kendal, dr Abidin dalam sambutannya mengatakan, Tahun ini, Hari Kesehatan Nasional ke-59 mengangkat tema “Transformasi Kesehatan Untuk Indonesia Maju”. Dikatakan, transformasi sistem kesehatan merupakan suatu usaha untuk mengubah sistem kesehatan yang sudah ada, agar lebih efektif dan efisien dalam memberikan layanan kesehatan.
“Peringatan HKN ke-59 Tahun 2023 suatu momentum kita sebagai insan kesehatan, untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.
Dijelaskan dr Abidin, rangkaian kegiatan peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-59 tahun 2023 di Kendal, dimulai dengan lomba bulu tangkis dan lomba tenis meja yang diikuti puskesmas dan rumah sakit yang ada di Kendal, serta Dinas Kesehatan.
“Kemudian turnamen sepak bola yang diikuti empat dinas kabupaten/kota, yaitu Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Batang, Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Kendal. Selanjutnya juga digelar Upacara Hari Kesehatan Nasional ke-59 Tahun 2023, di Alun-alun Kendal pada 10 November 2023 lalu,” bebernya.
Kemudian, lanjut dr Abidin, digelar lomba desa penurunan stunting, yang diikuti masing-masing puskesmas dengan mengajukan nominasi masing-masing desa yang berhasil menurunkan angka stunting dan dinilai.
“Untuk hari ini, digelar lomba kreasi menu stunting, dan berbagai lomba kreasi,” imbuhnya.
Sedangkan untuk biaya, dr Abidin menyebut berasal dari beberapa donatur yang tidak mengikat dan dari anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau atau DBHCHT Kendal Tahun 2023.
Sebagai penutup dr Abidin menyebut, kegiatan yang digelar di lapangan Desa Karangayu, Kecamatan Cepiring, Kendal merupakan puncak peringatan HKN ke-59 tahun 2023 di Kendal.
“Diharapkan momentum HKN 2023 ini, dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan risiko stunting. Kemudian meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kejadian stunting, serta meningkatkan peran masyarakat dalam rangka perbaikan gizi keluarga,” harapnya. (HS-06)