HALO PEMALANG – Pemkab Pemalang menggelar Festival Bandeng Salto di Desa Kertosari Kecamatan Ulujami, Sabtu (27/1/2024).
Festival ini digelar untuk membuat Bandeng Salto yang merupakan produk asli Ulujami, Kabupaten Pemalang menjadi lebih terkenal.
Harapan itu disampaikan Bupati Pemalang, Mansur Hidayat, saat membuka Festival Bandeng Salto di Desa Kertosari, Kecamatan Ulujami, Sabtu (27/1/2024).
“Mudah-mudahan dengan ini (festival) Bandeng Salto bisa lebih terkenal,” kata Bupati Pemalang, Mansur Hidayat, seperti dirilis pemalangkab.go.id.
Bupati menerangkan Bandeng Salto merupakan produk asli Ulujami yang sudah terkenal.
Dengan diadakannya festival, dia berharap kuliner itu bisa lebih terkenal, baik di dalam maupun di luar Pemalang.
Festival yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Pemalang ke-449 itu, diprakarsai oleh Kecamatan Ulujami dan para kepala desa di wilayah itu.
“Ini diprakarsai oleh Kecamatan Ulujami beserta para kepala desa, dan (Pemerintah) Kabupaten Pemalang,” ungkap Bupati.
Dirangkum dari berbagai sumber, terdapat delapan desa di Kecamatan Ulujami, yang menjadi sentra budi daya bandeng, yaitu Tasikrejo, Kaliprau, Kertosari, Blendung, Ketapang, Limbangan, Mojo, dan Pesantren
Adapun Bandeng Salto yang merupakan branding produk kuliner bandeng asli Ulujami Pemalang, berasal dari akronim salai dan presto.
Kuliner olahan bandeng kemasan ini, menampilkan salai bandeng dan bandeng presto yang telah dibumbui.
Salai adalah makanan yang diolah dengan proses pengasapan atau dipanggang hingga kering. Salai pisang contoh kuliner salai yang cukup populer.
Adapun dalam festival tersebut, warga Desa Kertosari mengolah sebanyak 1 ton bandeng, hasil panen petambak setempat.
Dalam kesempatan itu Bupati pun turun menyaksikan proses pemanggangan, hingga penyajian, dan mencicipi masakan khas daerahnya itu. (HS-08)