in

Prihatin Ada Guru Dapat Honor Rp 200 Ribu, Bupati Kebumen : Biaya Kuliahnya Mahal

 

HALO KEBUMEN – Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto mengungkapkan keprihatinannya akan kesejahteraan guru honorer, yang menurut dia sangat minim, jauh di bawah upah minimun kabupaten (UMK).

Hal itu disampaikan Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto, ketika memberikan sambutan dalam acara pembekalan 287 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), di Pendopo Kabumian, Jumat (8/4/2024).

Mayoritas PPPK merupakan guru honorer SD/SMP, yang telah mengikuti lolos seleksi perekrutan PPPK pada 2023 lalu.

Lebih lanjut Arif Sugiyanto menuturkan guru honorer di Kebumen, ada yang mendapat honor Rp 200 ribu per bulan.

Adapun untuk diketahui, UMK Kabupaten Kebumen, untuk tahun 2024 ini, mencapai Rp 2.121.947.

Menurut dia, honor ini sangat tidak sebanding dengan keringat dan kerja keras mereka, untuk menciptakan generasi anak bangsa yang unggul dan berakhlak.

“Mereka itu sarjana, kuliah paling tidak empat tahun untuk bisa mendapat gelar Sarjana Pendidikan. Biaya kuliahnya mahal, tapi begitu mengabdikan dirinya menjadi guru, gajinya masih kalah dengan tukang sapu, ini yang harus kita pikirkan,” kata Bupati, seperti dirilis kebumenkab.go.id.

Maka dari itu, Bupati  memutuskan untuk mengangkat lebih banyak guru honorer menjadi PPPK dari tahun ke tahun, agar para pendidik generasi bangsa ini bisa hidup lebih sejahtara.

“Memang dalam mengangkat PPPK ini sebagian besar masih guru, kemudian selebihnya ada beberapa tenaga teknis untuk di satuan perangkat daerah. Kenapa banyak guru ?, Karena kita tahu kesejahteraan mereka sampai saat ini masih memprihatinkan,” kata Bupati.

Meski begitu, Bupati meminta kepada para guru honorer yang belum berkesempatan menjadi PPPK, untuk tetap bersyukur dan bersabar.

“Apapun pekerjaan yang sedang kita jalani harus kita syukuri, karena itu yang menghidupi kita, Insya Allah rezeki itu akan datang dari mana saja,” ucapnya.

Perhatian

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pemkab Kebumen, Moh Amirudin, mengatakan sudah ribuan guru honorer di Kebumen diangkat menjadi PPPK.

Hal ini menandakan bahwa Bupati Kebumen, memberikan perhatian yang besar terhadap dunia pendidikan.

“Bupati saat ini yakin dengan memajukan pendidikan melalui SDM-SDM yang unggul, Kebumen akan terbebas dari kemiskinan. Bagaimana mungkin masyarakat akan sejahtera kalau pendidikannya saja rendah. Ini harus kita tingkatkan, dimulai dari memperhatikan para guru,” ujar Amir.

Amir mengungkapkan, sudah sekitar 3.000 orang diangkat menjadi PPPK sejak kepemimpinan Bupati Arif, dan mereka mayoritas adalah guru.

Menurutnya, ini sudah yang paling besar, sebab banyak daerah lain yang memilih untuk tidak menjalankan kebijakan serupa.

“Dan ini Insya Allah akan terus kita rekrut setiap tahun. Pada tahun 2024 ini kita akan membuka seleksi PPPK sebanyak 1.150. Formasi terbanyak untuk para guru yang sudah mengajar lebih dari lima tahun,” ucapnya.

Sementara itu, Suparmin Kepala SMP swasta di Kebumen mengungkapkan rasa bahagia.

Perjuangannya selama 18 tahun sebagai pegawai pemerintah akhirnya terbayar ketika ia secara resmi diangkat menjadi PPPK, pada usia yang sudah hampir 50 tahun.

“Alhamdulillah hari ini rasanya sangat membahagiakan, perjuangan kami selama 18 tahun mengajarkan mendapat apresiasi dari Pemerintah Daerah dengan adanya penyampaian PPPK. Ini merupakan harapan dan doa yang sudah kita nantikan bersama para guru-guru kehormatan,” ucapnya.

Suparmin menyampaikan terima kasih kepada Bupati atas komitmennya dalam membangun dunia pendidikan di Kebumen, agar semakin baik.

Pihaknya pun siap-siap bersama mengisi pembangunan di Kebumen melalui dunia pendidikan yang berkualitas dan berakhlak. (HS-08)

Sambut Ramadan, Bupati Kebumen Musnahkan Ribuan Botol Miras

Percepat Aktivasi IKD, Disdukcapil Cilacap Targetkan 50 % pada November 2024