HALO KEBUMEN – Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto meminta para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di jajarannya, untuk memaksimalkan kinerja.
Hal ini lantaran di Kebumen, setiap tahun lebih dari 50 orang PNS memasuki masa pensiun.
Permintaan itu disampaikan Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto, di Pendopo Kabumian, baru-baru ini, dalam acara pemberian tali asih, kepada 139 PNS yang memasuki masa pensiun.
Menurut Bupati Kebumen, hasil dari perekrutan PNS baru yang dilakukan selama ini, jumlahnya lebih kecil dibanding yang pensiun. Hal itu membuat jumlah mereka menjadi semakin berkurang.
‘’Setidaknya ada 50 sampai 60 PNS di Kebumen yang memasuki masa pensiun setiap bulan. Ini jelas kita mengalami kekurangan tenaga pemerintah, apalagi sampai saat ini belum ada lagi kebijakan untuk penerimaan PNS,” kata Arif Sugiyanto, seperti dirilis kebumenkab.go.id.
Untuk itu, Bupati meminta SDM dari PNS yang masih ada agar dimaksimalkan.
“Dengan keterbatasan SDM yang kita miliki, pemerintahan ini harus tetap jalan. Karena itu kita harus punya multitasking, punya kemampuan lebih untuk mengerjakan sesuatu yang positif untuk kemajuan pemerintah kabupaten Kebumen,” ucapnya.
Kali ini para PNS yang pensiun sebagian besar guru, kemudian pegawai teknis OPD. Yang menarik pelepasan para PNS yang pensiun itu dilaksanakan dengan upacara pedang pora.
Sementara itu pada PNS yang pensiun, Pemkab Kebumen tidak hanya memberikan tali asih, melainkan juga piagam penghargaan, Surat Pemberitahuan Pembayaran THT / Taspen, dan Kartu Identitas Pensiun PNS.
Kepada para PNS yang memasuki masa pensiun, Bupati menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pengabdian dan loyalitas yang diberikan.
Bupati meminta kepada BKPSDM, BPKPD dan PT Taspen, untuk memberikan pelayanan yang prima kepada para pensiunan PNS.
Demikian juga kepada Disdukcapil, untuk menerbitkan KTP Elektronik dan KK bagi para pensiunan.
“Hal yang patut disyukuri dari bapak/ibu adalah mereka mampu menyelesaikan tugasnya dengan baik sampai pensiun. Karena ada beberapa PNS yang tidak merasakan indahnya masa purna bakti karena berbagai hal,” ujar Bupati.
Meskipun merupakan akhir dari perjalanan karier, pensiun merupakan babak lanjutan untuk mengabdi kepada masyarakat.
Bupati berharap mereka tetap bisa memberikan peran dalam membantu masyarakat melalui kegiatan-kegiatan yang positif.
“Pensiun dari PNS bukan berarti bapak/ibu berhenti berkarya. Jiwa pengabdian dalam melayani masyarakat selama menjadi PNS harus terus dipertahankan. Jangan sampai lepas begitu saja. Karena masih banyak pekerjaan yang bisa kita lakukan untuk kemajuan masyarakat,” jelas Bupati. (HS-08)