HALO JEPARA – Kecil jadi kawan besar jadi lawan, seperti itulah pepatah untuk menggambarkan api.
Nasib kurang beruntung dialami Pandu Sugiarto, bocah berusia 5 tahun 6 bulan yang mengalami luka bakar hampir di sekujur tubuhnya.
Anak dari pasangan dari Ibbnu Choeroni Anwar dan Susita Nurul Aini RT 03 RW 04 Mambak Pakisaji itu, harus menjalani perawatan secara intensif, di Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Hadlirin, akibat sekujur tubuhnya terbakar.
Sekretaris PMI Jepara, Arif Darmawan, mewakili Ketua PMI Sutedjo SS, mengunjungi bocah kebakaran tersebut, saat dirawat di RSI tersebut, Kamis (22/6/2023).
Dalam kesempatan itu, Arif Darmawan juga memberikan tali asih kepada keluarga korban.
Turut mendampingi, unsur dari kecamatan, perangkat Desa Mambak, dan Babinsa.
Peristiwa itu terjadi lebih kurang sebulan lalu, yakni pada Selasa (2/6/2023).
Saat itu neneknya sedang membersihkan sampah dan belum dibakar.
Selang beberapa jam, anak ini bermaksud membakar sampah. Namun malah kaos yang dipakai ikut terbakar. Bocah itu pun mengalami luka bakar parah di area perut dan tangan.
Oleh warga, korban kemudian dibawa ke RSI Sultan Hadlirin untuk diberi pertolongan.
Korban juga menjalani operasi, dengan pembiayaan bantuan dari berbagai instansi pemerintah.
Arif Darmawan mengatakan, bantuan dari PMI yang diberikan kepada keluarga korban, merupakan hasil dari iuran Bulan Dana PMI, yang disumbangkan warga masyarakat di Kabupaten Jepara.
Untuk itu, dirinya mengajak seluruh masyarakat, ikut menyukseskan program Bulan Dana PMI Tahun 2023.
Nantinya dana yang dihimpun melalui PMI, akan kembali ke masayarakat yang membutuhkan.
“Kami ke sini mendoakan ananda Pandu, semoga lekas sembuh. Sedikit tali asih dari PMI merupakan iuran dari warga masayarakat dan akan kembali ke masyarakat. Semoga dapat membantu pengobatannya. Mari kita sukseskan Bulan Dana PMI 2023,” kata Arif Darmawan. (HS-08)