HALO KENDAL – Pemerintah Kabupaten Kendal mengapresiasi seluruh pihak yang telah berjuang menyiapkan Pemilu 2024 khususnya untuk pihak TNI dan Polri yang menjaga profesionalitas dan netralalitas, untuk memastikan Pemilu Menjadi Sarana Integrasi Bangsa.
Hal itu disampaikan Bupati Kendal, Dico M Ganinduto, saat memimpin Apel Pergeseran Pasukan Operasi Mantab Brata dalam rangka Pengamanan TPS, yang dilaksanakan di Alun-alun Kendal, Selasa (13/2/2023). Bupati didampingi Dandim 0715/Kendal, Letkol Inf Jenry Polii dan Kapolres Kendal, AKBP Feria Kurniawan.
Dikatakan, Pemilu di Kabupaten Kendal akan dilaksanakan di 3.491 TPS yang tersebar di 286 desa/ kelurahan di Kendal, dengan jumlah total Daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 796.097 pemilih. Pihaknya berharap semua lancar dan terjadi peningkatan jumlah pemilih.
Untuk itu, lanjutnya, sesuai dengan amanat Undang Undang Pemilu Nomer 7 tahun 2017. Pemerintah daerah dengan pihak TNI dan Polri wajib memfasilitasi kelancaran dan kesuksesan pemilu.
Bupati menegaskan, suksesnya pelaksanaan Pemilu bukan hanya mengacu kepada penyelenggaraan yang profesional saja, Namun juga bersandar pada sinergisitas yang kuat dan berkesinambungan dari seluruh pihak khususnya dalam hal pengamanan.
“Seluruh pihak, baik penyelenggara, pengawas, maupun pengamanan harus dapat bersikap netral dalam menghadapi dinamika pemilu di lapangan. Harapan kami, jumlah partisipasi pemilih di Kabupaten Kendal harus meningkat. Kita semua juga wajib memberikan rasa nyaman, tertib, tentram dan aman bagi seluruh pemilih dalam memberikan hak suaranya,” tandasnya.
Bupati juga berpesan kepada pihak terkait, untuk mengupayakan deteksi dini dan pencegahan dini dalam mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban yang dapat terjadi di TPS.
Kemudian, mewaspadai hal-hal yang dapat mencederai pemilu seperti berita hoaks, politik uang di TPS, black campaign, intimidasi dan pemaksaan, bencana alam, hingga kondisi cuaca yang dapat mengganggu kelancaran pemilu.
“Upayakan penegakan dan pengamanan pemilu yang tegas namun juga humanis. Saya berharap seluruh pihak menjaga kondisi fisik dan psikologis selama jalannya pemilu,” pesan Bupati.
Sebagai penutup sambutan, dirinya juga meminta seluruh pihak, untuk saling mendukung dan saling mengingatkan satu sama lainnya.
“Kita tidak ingin ada pihak dalam pemilu di Kendal yang berduka karena kelelahan maupun sakit akibat letih memastikan jalannya pemilu. Jaga Kondisi Fisik, Jaga Netralitas, Jaga Keamanan dan Jaga Sinergisitas Salam Pemilu Damai 2024, Pemilu sarana Integrasi Bangsa,” tutup Bupati mengakhiri sambutan.
Sementara itu, usai mengikuti kegiatan apel, Komisioner Bawaslu Kendal, Solikin menambahkan, pihaknya akan melaksanakan monitoring dan membentuk 4-5 tim, dimana satu tim menangani lima kecamatan.
Selain itu, Bawaslu juga telah membuka posko pengaduan dugaan pelanggaran Pemilu, terhitung sejak tanggal 11 – 15 Februari 2024. Ditegaskan, Bawaslu maupun Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) akan menerima laporan atau temuan dugaan pelanggaran dari masyarakat selama 24 jam dan siap menindaklanjuti.
“Untuk pengaduan bisa disampaikan langsung ke kantor Bawaslu Kendal maupun kantor sekretariat Paswas Kecamatan. Kami pastikan Panwas Kecamatan juga menerima laporan pelanggaran 24 jam non-stop,” ujar Solikin. (HS-06)