HALO KENDAL – Pesantren “Juara” Yayasan Putra-Putri Abinawa di Desa Pekuncen, Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal menerima kunjungan tamu dari Shaka Bahurekso (Satu Hati Hebat Komunitas Rider Bahurekso) yang berjumlah sekitar 135 orang, Sabtu (22/6/2024).
Kunjungan rombongan Shaka Bahurekso yang dipimpin Bayu Adi Pamungkas diterima oleh Pimpinan Yayasan, Muhammad Sunoto Hanan di Pendopo Majelis Garuda Sholawat, yang dilanjut dengan ramah tamah serta santab siang bersama dengan suguhan menu nasi pecel terong.
Setelah ramah tamah, rombongan berkesempatan berkunjung ke lokasi take off dan landing paramotor milik pesantren untuk menyaksikan atraksi paramotor dengan pilot izzul Haq Muhammad atlet FASI (Federasi Aero Sport Indonesia) Kendal, yang telah berprestasi di tingkat nasional.
Sunoto menjabarkan, program pesantren yang sedang dirintis, di antaranya tahfidz, salafi, IT, bisnis, otomotif, pertanian, peternakan, koperasi dan pesantren pembelaan hukum.
Saat ini pihaknya juga sedang merintis program santri magang, yaitu program yang menerima santri magang di pesantrennya, dengan kualifikasi usia 19 – 23 tahun, baik santri dari lulusan pondok atau santri boyong lulusan SMA atau sederajat, yang jujur, disiplin, siap belajar dan mengabdi.
“Kami utamakan sudah pernah mengabdi di pesantren sebelumnya, memiliki hafalan minimal dua juz. Nanti ada benefitnya berupa uang saku sebesar Rp 500 ribu sampai Rp 1,5 juta per bulan, makan tiga kali sehari gratis, asrama nyaman dan memadai dilengkapi AC,” beber Sunoto.
“Kemudian para santri bisa menikmati lingkungan yang Islami dan bisa sambil kuliah. Ada juga kelas karyawan yang kami subsidi, dan lulusan magang dijamin langsung kerja di tempat kami,” imbuhnya.
Sunoto menjelaskan, Pesantren “Juara” Yayasan Putra-Putri Abinawa telah mengantongi SK Kemenkumham AHU-1657.AH.01.04 Tahun 2009, yang berdiri di Dukuh Kaum, Desa Pekuncen, Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal.
“Kami dirikan pesantren ini dengan goalnya adalah santri boyong. Jadi dari sini, santri pinter ngaji dan punya skill kerja, di mana visinya adalah dari sinilah lahirnya generasi penghafal Al-Quran yang juga kuat sevara finansial,” jelasnya.
Selain pesantren, lanjut Sunoto, pihaknya juga berusaha untuk turut serta dalam memajukan wisata di Kendal, yaitu mempunyai cita-cita untuk membangun objek wisata yang diberi nama objek wisata Bhumi Shaka Bahurekso.
“Di objek wisata tersebut nantinya akan berdiri kampung wisata religi, kampung dirgantara, kampung wisata air, kampung wisata sorga juara (sarana olah raga para juara), dan kampung mini zoo, yang berdiri di atas lahan seluas 20 hektare,” ungkapnya.
Sementara Pimpinan Shaka Bahurekso, Bayu Adi Pamungkas mengucapkan terima kasih atas penyambutan yang diberikan pimpinan dan jajaran pengurus Pesantren “Juara” Yayasan Putra-Putri Abinawa Pekuncen Pegandon.
Dirinya berharap, apa yang menjadi cita-cita dan harapan untuk mencetak generasi yang Islami dan berakhlak yang mulia melalui pesantren dengan berbagai programnya bisa tercapai.
“Selain itu, semoga tujuan untuk membangun kawasan wisata Bhumi Shaka Bahurekso bisa terwujud, sehingga dapat memajukan pariwisata di Kabupaten Kendal,” ungkap Bayu yang berdinas di Inspektorat Daerah Kendal tersebut.
Sejak kedatangan hingga melanjutkan perjalanan, rombongan Shaka Bahurekso mendapat pengawalan penuh dari kader Pemuda Pancasila Kecamatan Pegandon yang dikomandoi Gus Fat, selaku Ketua PAC Pemuda Pancasila Pegandon. (HS)