in

Peringati HUT ke-122, Pegadaian Kanwil XI Semarang Gelar Donor Darah

Insan Pegadaian menggelar kegiatan donor darah di Kantor Pegadaian Area Yogyakarta, Selasa (9/5/2023).

HALO YOGYAKARTA – Sebagai wujud kepedulian terhadap masalah kemanusiaan, Insan Pegadaian menggelar kegiatan donor darah di Kantor Pegadaian Area Yogyakarta, Selasa (9/5/2023). Bakti sosial ini menargetkan sebanyak 150 kantong darah.

Pemimpin PT Pegadaian Kanwil XI Semarang, Nuril Islamiah mengatakan, aksi donor darah tersebut dilakukan salah satunya untuk membantu Palang Merah Indonesia (PMI) DIY dalam memenuhi kebutuhan darah masyarakat.

Aksi donor darah tersebut diikuti lebih dari 122 orang Insan Pegadaian. Ia berharap sinergi dengan PMI akan terus dilakukan di tahun-tahun mendatang.

“Kami berharap insan-insan Pegadaian bisa memberikan kemanfaatan bagi orang lain. Salah satunya dengan aksi donor darah ini. Dengan mengikuti aksi donor darah, tentu akan memberikan kemanfaatan bagi orang lain, meringankan beban orang lain,” kata Nuril di sela kegiatan.

Dia mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk tanggung jawab sosial Insan Pegadaian terhadap masyarakat sekaligus untuk menjaga kesehatan karyawan, agar dapat meningkatkan produktivitas dalam bekerja. Aksi donor darah juga bagian dari rangkaian kegiatan HUT Pegadaian ke 122 pada tahun ini.

“Saya tak bosan-bosannya bilang kepada insan Pegadaian, mari bantu PMI melalui aksi donor darah, bantu masyarakat. Pegadaian bisnisnya sudah berkembang, tapi jangan lupa pengembangan UMKM, bina lingkungan tetap terus dilakukan,” katanya.

Wakil Ketua PMI DIY, Haka Astana Mantika mengatakan, aksi donor darah yang dilakukan oleh Insan Pegadaian bersama PMI bukan kali ini saja. Aksi tersebut dilakukan setiap tahun, hanya saja sempat terhenti selama tiga tahun akibat pandemi Covid-19. “Jadi bukan kali ini saja Insan Pegadaian melakukan aksi donor darah,” kata Haka.

Diakuinya, kebutuhan kantong darah di wilayah DIY sangat tinggi. Dalam sebulan, PMI DIY menargetkan jumlah kantong darah yang terkumpul sebanyak 3.200 kantong darah namun realisasi kebutuhannya di atas 4000 kantong darah.

Selain untuk memenuhi kebutuhan darah di Kota Jogja dan sekitarnya, kata Haka, PMI juga bekerjasama dengan rumah-rumah sakit untuk penyediaan kantong darah yang dibutuhkan masyarakat.

“Nah selama puasa dan setelah lebaran, sesuai statistiknya, stok darah kondisinya menurun bahkan ada yang kosong karena libur lebaran. Kami pun menggandeng siapapun untuk ikut menyediakan kantong darah melalui aksi donor darah seperti ini,” katanya.(HS)

Kini Dibangun Landmark, Titik Nol Kilometer Semarang Dulunya Pusat Kantor Pemerintahan dan Jalur Perdagangan

Mahasiswa Ilkom USM Bagikan Keterampilan Membuat Videografi di SMA Kesatrian 2