HALO BOYOLALI – Sanggar Budaya Sedulur Keluarga Wartoyo Langgeng (SKWL) Nusantara Kecamatan Nogosari, menggelar agenda tahunan Panggung Pentas Dalang dalam rangka Peringatan Hari Wayang Nasional 2025.
Pementasan dilaksanakan di Sanggar Budaya SKWL Nusantara, baru-baru ini dengan diikuti 34 dalang.
Pimpinan SKWL Nusantara, Ki Gondo Wartoyo mengatakan yang pentas pada hari itu adalah dalang wayang kulit, wayang golek, hingga wayang beber, berasal dari berbagai daerah.
Bukan hanya orang dewasa, dalang cilik dan dalang muda pun turut terlibat untuk pentas, dengan usia paling muda yaitu masih sekolah di bangku kelas 1 SD.
“Harapan kita, wayang dicintai masyarakat, wayang tetap ngrembaka (berkembang), dan ada kepedulian khusus dari pemerintah,” kata dia, seperti dirilis boyolali.go.id.
Sementara itu, Kepala Bagian Program dan Anggaran Biro Perencanaan dan Keuangan Sekretariat Jenderal (Setjen) Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia (RI) Zamrud Setyanegara, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini karena menjadi wadah regenerasi dalang dengan melibatkan dalang-dalang muda.
Menurutnya, wayang bukan menjadi sekedar tontonan tetapi tuntunan. Bagaimana pesan moral, pesan religi, dan pesan budaya tersampaikan dengan baik untuk mengedukasi masyarakat secara lebih nyata.
“Semoga kegiatan seperti ini tidak berhenti sekali dua kali, bahkan harusnya tumbuh di berbagai tempat. Kemudian festival dalang tidak berhenti menjadi sebuah ajang untuk berderet selebrasi tetapi menjadi bagian dari proses menuju profesional, proses menuju tumbuh, skill yang makin bertambah baik bagi calon dalang-dalang.” ungkap Zamrud. (HS-08)