HALO KENDAL – Hari Koperasi ke-78 dengan tema “Koperasi Maju Indonesia Adil Makmur” merupakan momentum penting untuk merefleksikan kembali peran strategis koperasi dalam pembangunan ekonomi bangsa untuk mewujudkan pemerataan kesejahteraan dan keadilan sosial di tengah masyarakat.
Hal itu disampaikan Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari, dalam upacara peringatan Hari Koperasi ke-78 yang digelar Pemerintah Kabupaten Kendal di Stadion Utama Kendal, Sabtu (26/07/2025).
“Apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh insan koperasi di Kabupaten Kendal, atas komitmen, ketekunan, dan semangat gotong royong yang terus dijaga demi kemajuan koperasi sebagai tulang punggung perekonomian rakyat,” ujarnya.
Bupati berharap, koperasi mampu menjadi solusi nyata dalam menghadapi tantangan ekonomi, memperkuat kemandirian usaha mikro dan kecil, serta menjadi penggerak utama menuju Indonesia yang lebih adil, makmur, dan berkeadilan.
“Kini kita sedang menapaki jalan menuju Indonesia Emas tahun 2045. Di mana, Indonesia diharapkan unggul dalam teknologi, berdaulat dan sejahtera secara ekonomi. Koperasi, khususnya di sektor pertanian, juga dipersiapkan memberikan kontribusi nyata terhadap tercapainya swasembada pangan, salah satu cita-cita besar pemerintah saat ini,” ungkapnya
Selain itu, lanjut Bupati, pengembangan industri agro-maritim juga dapat dilakukan melalui model koperasi berbasis kearifan lokal, yang tentunya sejalan dengan strategi pembangunan desa demi pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.
“Salah satu langkah penting dalam hal ini adalah penguatan Koperasi Desa Merah Putih atau KDMP dan Koperasi Kelurahan Merah Putih atau KKMP,” jelasnya.
Bupati menyebut, geliat koperasi di Kendal terus menunjukkan perkembangan positif. Di mana saat ini, terdapat sebanyak 906 koperasi di Kendal yang terdiri dari 561 koperasi aktif (termasuk di dalamnya 286 KDMP) dan 345 koperasi yang tidak aktif.
“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memastikan koperasi-koperasi yang belum aktif dapat kembali bergerak dan berkontribusi bagi kesejahteraan anggotanya. Seperti koperasi di sektor pertanian, dipersiapkan memberikan kontribusi nyata terhadap tercapainya swasembada pangan,” harapnya.
Bupati kembali menegaskan, koperasi saat ini bukan hanya tempat simpan pinjam, di dalamnya telah berkembang berbagai gerai layanan penting bagi masyarakat, seperti gerai sembako, gerai klinik desa disertai dengan gerai apotik, gerai gudang, dan jenis usaha produktif lainnya.
“Dengan keberadaan KDMP atau KKMP, distribusi barang-barang subsidi ke masyarakat desa diharapkan menjadi lebih cepat, tepat sasaran, dan terjangkau,” tandasnya lagi.
Lebih dari itu, Bupati berpesan, hendaknya koperasi-koperasi di Kendal terus menguatkan kemitraan dengan berbagai pihak, seperti kelompok tani (poktan/gapoktan), BUMDes, pelaku usaha swasta, koperasi sektor lainnya, hingga kalangan akademisi.
“Untuk itu, kami mengingatkan, koperasi harus menjadi entitas yang dapat beradaptasi, gesit, inovatif, dan akuntabel. Tata kelola yang baik serta transparansi harus terus diperkuat, agar koperasi benar-benar menjadi pilihan yang rasional dan terpercaya bagi masyarakat dalam mengembangkan usaha dan menata masa depan ekonomi,” pesannya.
Sebagai penututup Bupati mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh pengurus, pengelola, pengawas dan segenap anggota koperasi yang ada di Kendal, atas ketekunan dan keteladanan yang telah menjadi bagian penting dalam pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional. (HS-06)