in

Peringatan Harganas 2022, Wabup Sragen Tekankan Upaya Penurunan Stunting

Peringatan Hari Keluarga Nasioanal ke-29, Selasa (5/7/2022) di Gunung Kemukus Kecamatan Sumberlawang. (Foto : Sragenkab.go.id)

 

HALO SRAGEN – Pemerintah Kabupaten Sragen saat ini fokus untuk menurunkan angka stunting, yang masih mencapai 18.8 persen dan menempatkan wilayah ini pada urutan 14 di Jawa Tengah.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Sragen, H Suroto saat membuka Peringatan Hari Keluarga Nasioanal (Harganas) ke-29, Selasa (5/7/2022).  Acara ini digelar Pemerintah Kabupaten Sragen, bersama dengan BKKBN, di Gunung Kemukus Kecamatan Sumberlawang.

Dia mengatakan tahun ini Pemkab Sragen menargetkan penurunan stunting menjadi 15,3 persen, dan pada 2024 menjadi kurang dari 14 persen, diukur dari skala Nasional.

Salah satu upaya yang dilakukan, adalah memperkuat peran keluarga, karena lembaga terkecil dalam masyarakat ini, berperan memperkuat ketahanan Nasional.

Keluarga adalah tonggak pertama, yang harus bisa mencegah terjadinya stunting. Sejak sebelum menikah, para calon orang tua harus sudah merencanakan keluarga yang akan dibangun, kehamilan, menyusui, dan upaya untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anaknya.

Dalam 1.000 hari pertama kehidupan anak, orang tua harus dapat memenuhi kebutuhan gizi secara seimbang. Bayi perlu memperoleh gizi yang dibutuhkan, bukan hanya dari makanan, tetapi juga air susu ibu.

Lebih lanjut disampaikan, Harganas 2022 merupakan momentum untuk mengajak masyarakat, agar berperan menurunkan stunting, bahkan sampai pada angka nol.

“Harganas ini akan menjadi momentum, guna mengajak masyarakat untuk mengentaskan stunting di seluruh wilayah Indonesia dan berperan menurunkan angka stunting khususnya di Kabupaten Sragen,” kata dia.

Sementara itu dalam peringatan tahun ini, kegiatan bertema “Ayo Cegah Stunting Agar Keluarga Bebas Stunting” ini, diawali dengan Senam Kebugaran bersama IpeKB se Kabupaten Sragen dan Lomba Yel-yel, diikuti Kader Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) Perwakilan Kawedanan se Kabupaten Sragen.

Selain Wakil Bupati H Suroto, hadir pula Sekda Sragen dan Asisten I dan III Sekda Sragen, Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Perwakilan Dinas (P3AP2KB) Provinsi Jawa Tengah, Ketua IBI Cabang Sragen, Ketua PMI Kabupaten Sragen dan Kepala  OPD Kabupaten Sragen.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Sragen, Udayanti Proborini, dalam laporannya mengatakan dalam kegiatan tersebut dibuka stand Pelayanan KB, Donor Darah dari PMI, dan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) yang menyediakan produk-produk souvenir, handycraft, berbagai makanan ringan, dan makanan tradisional.

Menurutnya kegiatan ini diharapkan dapat menguatkan peran keluarga dalam pembangunan sumber daya yang berkualitas serta meningkatkan kepedulian keluarga Indonesia dalam pencegahan stunting serta sebagai kegiatan komunikasi dan memperkuat nilai kekeluargaan antar lintas sektor se Kabupaten Sragen.

Dalam kesempatan tersebut diserahkan penyerahan bantuan secara simbolis di antaranya Bantuan Tenda Payung PKL bagi Perempuan Kepala Keluarga (Pekka), Bantuan bagi keluarga  beresiko stunting serta bantuan sembako.

Harganas  ke-29 dimeriahkan oleh penampilan kesenian Kethoprak Humor oleh Kelompok Seniman Sedap Malam yang memvisualisasikan pencegahan stunting yang dihadirkan secara kocak. (HS-08)

Aji Santoso Atlet Orienteering Sragen Raih Medali Perak di Ajang Fornas Vi 2022

Pemkab Boyolali Libatkan Satgas “Jogo Kewan” untuk Petakan Vaksinasi PMK