HALO KLATEN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Klaten, akan segera berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait, untuk memperbaiki jalan di Desa Kebon, Kecamatan Bayat.
Upaya ini dilakukan, sebagai respons dari laporan masyarakat, terkait kondisi kerusakan jalan di desa tersebut. Jalan rusak hingga menyebabkan pengendara terjatuh, sebelumnya juga viral di media sosial.
Plt Kepala DPUPR Klaten, Suryanto mengatakan akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, untuk mencari solusi atas masalah ini.
Menurutnya kerusakan jalan di Desa Kebon, disebabkan oleh aktivitas truk pengangkut urukan untuk proyek jalan tol. Walaupun demikian, karena ini merupakan jalan desa, Pemkab Klaten tidak memiliki wewenang untuk menangani.
Karena itu pihaknya bersama Bagian Pembangunan, tengah menyusun agenda pertemuan dengan pengelola tol, yakni PT Jogjasolo Marga Makmur (JMM), untuk menangani masalah tersebut.
“Jalan itu merupakan jalan desa dan tidak masuk dalam wewenang kami. Kerusakan terjadi karena dilewati truk yang mengangkut urukan tanah untuk jalan tol. Kami sudah berkirim surat kepada pelaksana pembangunan jalan tol (PT JMM) dan sudah berkoordinasi dengan Kabag Pembangunan, untuk rapat bersama mencari solusi,” kata dia, baru-baru ini, seperti dirilis klatenkab.go.id.
Suryanto mengatakan, pihaknya saat ini masih menginventarisasi jalan-jalan kabupaten dan desa, yang rusak akibat pembangunan tol, sebagai bahan rapat dengan PT JMM.
Ia juga akan menyampaikan keluhan masyarakat tersebut pada rapat bersama pengelola dan pemerintah daerah yang dilewati tol di Yogyakarta.
“Sementara ini kami inventarisasi jalan-jalan desa dan jalan kabupaten yang rusak sebagai bahan rapat yang akan kita agendakan dengan PT JMM. Saya juga akan sampaikan update kerusakan jalan desa dan jalan kabupaten akibat mobilisasi material konstruksi jalan tol pada rapat di Yogyakarta hari ini,” jelasnya.
Untuk mencegah kecelakaan, Suryanto juga akan berkoordinasi dengan Camat Bayat, untuk menutup sementara Jalan Kebon Bayat.
“Agar tidak menyebabkan kecelakaan, kami sedang berkoordinasi dengan Camat Bayat untuk menutup jalan tersebut,” katanya.
Sebelumnya, viral di media sosial kerusakan Jalan Kebon Bayat membuat pengendara terjatuh.
Foto-foto tentang kerusakan jalan tersebut, antara lain diunggah akun Instagram @kabar_klaten.
“Keluhan warga Kebon Bayat dan sekitarnya. Jalan sebelumnya itu aspal halus terus karena dilewati truk-truk pengangkut jadi jalanan aspalnya rusak, ambles, dan pecah jadi ditimbun dengan tanah itu. Awalnya dampaknya debu yang banyak sehingga menggangu pengendara lain, terus dikocor dengan air setiap beberapa jam sekali, tetapi sekarang habis hujan jalanan jadi semakin becek dan licin,” ungkap pengunggah mengenai kondisi jalan tersebut.
Postingan tersebut kemudian ramai menjadi perbincangan warganet, karena jalan tersebut rusak akibat aktivitas truk pengangkut pasir. Bahkan jika terjadi hujan, jalan tersebut akan licin dan membahayakan warga. Hingga Minggu (17/7/2022), postingan tersebut telah mendapat like sebanyak 10,046. (HS-08)