HALO SEMARANG – Universitas Telogorejo Semarang (UNTS) berencana membangun gedung perkuliahan untuk sejumlah program studi, di kawasan Klipang, Kelurahan Sendangmulyo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang.
Rencana itu disampaikan Wakil Rektor UNTS Bidang Kemahasiswaan, Alumni, Bisnis, dan Kerja Sama, Dr Nana Noviada Kwartawati SE SM, di sela-sela kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis, sekaligus sosialisasi awal pembangunan gedung kampus UNTS di Klipang.
Nana mengatakan gedung tersebut akan menempati lahan lebih kurang seluas 2 hektare di sebagian lahan yang selama ini dikenal sebagai lapangan golf Klipang.
“Pembangunan diharapkan akan berlangsung akhir tahun ini,” kata dia.
Selain perguruan tinggi, diproyeksikan ke depan di tempat itu juga akan dibangun pula rumah sakit.
Adapun proses perkuliahan di gedung baru delapan lantai itu, nantinya mencakup antara lain program studi S-1 Keperawatan, D-3 Keperawatan, S-1 Kebidanan, S-1 Fisioterapi, S-1 Bisnis Digital, dan S-1 Kewirausahaan.
“Untuk kampus lama di Jalan Arteri Yos Sudarso tetap digunakan untuk S-1 Farmasi dan Profesi Apoteker,” kata Nana.
Sementara itu, kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut merupakan kolaborasi UNTS, RS Telogorejo Semarang, dan Ikatan Alumni Telogorejo Semarang.
Kegiatan itu diikui oleh lebih kurang 200 warga sekitar, sebagian di antaranya lansia dan pralansia.
Selain pemeriksaan kesehatan gratis, dilaksanakan pula fisiotherapi, senam ringan, dan penyampaikan informasi kesehatan tentang hipertensi atau darah tinggi, Diabetes mellitus (DM), dan dampaknya serta komplikasinya.
Pengetahuan kesehatan disampaikan oleh Kepala Program Studi S-1 Keperawatan UNTS, Ns Anis Ardiyanti MKep.
Dalam paparannya, Anis Ardiyanti antara lain menyampaikan tentang berbagai gejala dari DM, antara lain pusing dan lemas, berat di tengkuk, kesemutan, dan ganguan tidur.
Anis Ardiyanti mengatakan pemeriksaan kesehatan oleh dokter penyakit dalam penting untuk dilakukan, supaya memperoleh penanganan yang tepat. Selain itu penderita juga perlu menjalani diet agar gula darah tetap terkendali. (HS-08)


