in

Pengalihan Jalur di Kaligawe, Pertigaan Genuk Macet Parah

Kemacetan di Jalan Kaligawe menuju arah Jalan Woltermonginsidi Semarang, Rabu (10/2/2021).

 

HALO SEMARANG – Lalu lintas di Pertigaan Genuk, yakni arah menuju Kaligawe, Jalan Woltermonginsidi, dan Demak macet parah, Rabu (10/2/2021).

Hal itu dampak dari pengalihan arus lalu lintas kendaraan karena penutupan jalan ke arah Kaligawe akibat banjir.

Kemudian akses Jalan Kaligawe dialihkan ke Jalan Wolter Monginsidi, dan mengakibatkan pertigaan Genuk macet parah.

Puluhan truk dan ratusan kendaraan lainya banyak yang terjebak macet akibat pengalihan jalan tersebut.

Satiman (65) pengendara truk yang melintas mengatakan, meskipun jauh ada banyak jalan menuju arah kota selain Jalan Kaligawe.

“Kendaraan tidak bisa melewati Kaligawe karena banjir, terus harus lewat Wolter Monginsidi kalau mau ke arah kota. Tapi kondisinya macet parah,” ujar Satiman.

Satiman menambahkan, untuk ketinggian banjir sudah mulai berkurang, namun belum bisa di lalui pengendara, khususnya sepeda motor dan mobil.

“Jalur dialihkan semua di Woltermonginsidi. Karena kondisi jalur yang tak selebar Jalan Kaligawe, maka terjadi penumpukan kendaraan,” katanya.

Sementara itu untuk akses Jalan Kaligawe di sediakan perahu karet dari relawan dan mobil dari TNI. Hal ini untuk memberikan kemudahan bagi karyawan yang bekerja di daerah itu. Selain itu juga untuk akses pasien atau penunggu pasien di RSI Sultan Agung.

Siti Rohyati (36) warga Kelurahan Kudu, kecamatan Genuk yang bekerja di Kawasan Terboyo menjelaskan, untuk saat ini akses jalan sudah di sediakan dari perusahaanya berupa perahu karet. Selain itu, pihak perusahaan juga telah menyediakan mobil yang bisa menerjang banjir.

“Berangkatnya terserah, mau habis dzuhur atau sebelum dzuhur. Soalnya perusahaan tau kalo sedang banjir,” ujar Siti.

Dari pantauan, pihak kepolisian sudah turun tangan mengatasi kemacetan akibat pengalihan Jalan Kaligawe.(HS)

Share This

Bank Jateng Cabang Banjarnegara Jalin Kerja Sama Dengan KONI Kabupaten

Ribuan Hektare Sawah Terendam Banjir, Petani Kendal Terancam Puso