HALO PEKALONGAN – Lebih kurang 250 pelajar setingkat SMP dan SMA di Kota Pekalongan, mendapat rezeki berupa rekening tabungan berisi saldo Rp 50 ribu, dalam acara puncak Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan 2025, yang digelar oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tegal, Rabu (10/9/2025), di GOR Jetayu.
Wakil Wali Kota Pekalongan, Balgis Diab yang hadir membuka acara tersebut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sangat bermanfaat bagi generasi muda.
“Hari ini adalah momen istimewa bagi anak-anak di Kota Pekalongan, baik tingkat SMP maupun SMA, karena OJK hadir membawa program luar biasa dalam rangka Hari Menabung dan Literasi Keuangan. Saya berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi juga langkah awal bagi anak-anak untuk membiasakan diri menabung sejak dini serta cerdas dalam mengelola keuangan,” kata Balqis, seperti dirilis pekalongankota.go.id.
Kepala OJK Tegal, Novianto Utomo, menegaskan bahwa kebiasaan menabung memiliki banyak manfaat, mulai dari melatih disiplin, kesabaran, konsistensi, hingga kemampuan merencanakan tujuan keuangan.
“Kami mengundang 250 pelajar dari Kota Pekalongan untuk membuka rekening. Rekening tersebut kami isi Rp50 ribu sebagai pancingan awal. Nanti, setahun ke depan akan kami cek kembali apakah tabungannya bertambah atau tidak. Bagi yang tabungannya meningkat paling besar akan mendapat hadiah khusus,” kata dia.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa program ini akan digelar secara bergilir di wilayah eks Karesidenan Pekalongan.
Pada kegiatan tersebut, turut diserahkan hadiah berupa sepeda gunung bagi 2 pelajar yang berhasil menabung dengan saldo terbanyak selama satu tahun.
Dengan adanya program ini, OJK berharap budaya menabung semakin kuat di kalangan pelajar. Sejak dini mereka didorong untuk mengelola keuangan secara bijak sehingga mampu menghadapi tantangan di masa depan.
“Kebiasaan menabung bukan hanya soal jumlah uangnya, tetapi tentang membangun karakter disiplin dan konsisten. Hal inilah yang akan menjadi bekal generasi muda menuju Indonesia Emas 2045,” kata dia. (HS-08)