HALO BOYOLALI – Car Free Day (CFD) Boyolali, Minggu (02/11/2025) jadi makin meriah, dengan adanya Pengundian Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Perdesaan dan Perkotaan (P2) Kabupaten Boyolali Tahun 2025, yang digelar Pemkab Boyolali.
Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Boyolali, Mochhamat Syawalludin menjelaskan bahwa pengundian hadian PBB-P2 akan terbagi dalam beberapa tahap.
Pada kesempatan tersebut dilaksanakan pengundian tingkat kecamatan yang diikuti oleh delapan kecamatan di Kabupaten Boyolali.
“Kita melakukan penarikan hadiah PBB-P2 di delapan kecamatan dibarengkan dengan kegiatan publik. Kita masih ada dua moment pengambilan hadiah PBB-P2 kecamatan. Kegiatan hari ini sebagian dari sosialisasi dan apresiasi kepada seluruh wajib pajak PBB-P2 serta memberikan edukasi kepada pengunjung CFD. PBB-P2 tidak ada kenaikan sehingga untuk seluruh masyarakat wajib pajak PBB-P2 sebaiknya melakukan pembayaran di awal tahun,” kata dia, seperti dirilis boyolali.go.id.
Dari data BKD Kabupaten Boyolali, Realisasi PBB-P2 Kabupaten Boyolali per tanggal 2 November 2025 sudah mencapai 97.22 persen atau sebesar Rp.45.694.298.994 dari target pendapatan sebesar Rp.47.000.000.000.
Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Boyolali, Dwi Fajar Nirwana yang hadir dalam acara di depan Gedung DPRD Kabupaten Boyolali tersebut, mengungkapkan rasa terimakasih kepada masyarakat yang telah melunasi PBB-P2.
“Tentunya kami atas nama Pemerintah Kabupaten Boyolali mengucapkan terimakasih yang sudah tertib dan patuh membayar pajak. Pajak dari masyarakat untuk pembangunan di Kabupaten Boyolali. Rencana kita nanti di tahun 2026 kita akan meningkatkan fasilitas untuk masyarakat, salah satunya di pendidikan,” ungkapnya.
Adapun pemenang hadiah sepeda motor yakni Tarjo Mulyono dari Desa Jemowo Kecamatan Tamansari; Wagino dari Desa Tegalgiri Kecamatan Nogosari; Harno Supriyanto dari Desa Kembangsari Kecamatan Musuk; dan Marto Sukasno dari Desa Teter Kecamatan Simo.
Kemudian ada Warjo dan Minem yang merupakan masyarakat Desa Lencoh Kecamatan Selo, yang mendapatkan satu unit sepeda motor.
Adapula Ariyanto dari Desa Bakalan Kecamatan Cepogo, Sugiyem dari Desa Selodoko Kecamatan Ampel, dan Syarif Usman dari Desa Jlarem Kecamatan Gladagsari yang juga mendapatkan sepeda motor. (HS-08)