in

Pemkab Blora dan Baznas hingga Kemensos Bantu Korban Angin Puting Beliung di Cepu dan Kedungtuban

Plt Bupati Blora Tri Yuli Setyowati menyerahkan bantuan kepada korban bencana angin puting beliung di Kabupaten Blora. (Foto : blorakab.go.id)

 

HALO BLORA – Sejumlah korban bencana angin puting beliung di Kabupaten Blora, yakni di Desa Mernung, Kecamatan Cepu dan Desa Kalen, Kedungtuban, menerima sejumlah bantuan dari Pemkab Blora, Baznas Blora, dan Kemensos belum lama ini.

Masing-masing penerima bantuan menerima paket sembako dan sejumlah perlengkapan kebutuhan sehari-hari, serta santunan uang tunai.

Bantuan diserahkan secara langsung kepada para korban, oleh Plt Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, bersama Kasdim 0721 Blora, Kepala Dinas Sosial P3A Blora, Kepala BPBD. Ikut mendampingi Forkopimcam setempat.

“Kami hadir bersama dengan Forkopimda, Dinsos P3A dan Baznas Blora, ingin memberikan bantuan, semoga bisa sedikit meringankan beban yang dialami bapak ibu,” kata Tri Yuli, seperti dirilis blorakab.go.id.

Untuk diketahui, kejadian angin puting beliung yang terjadi 9 November 2024, menyebabkan sejumlah rumah roboh dan rusak di wilayah Cepu dan Kedungtuban.

Untuk wilayah Desa Mernung sebanyak 4 rumah warga roboh yakni milik Tasrip, Puliyo, Mulikah, dan Sarko, sedangkan 11 rumah lainnya mengalami rusak-rusak.

Kemudian untuk Desa Kalen, Kecamatan Kedungtuban, sebanyak 1 rumah roboh yakni milik Sukardi, dan 2 rumah lainnya mengalami rusak berat.

Di hadapan para warga, Plt Bupati Blora menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang menimpa sejumlah warganya beberapa waktu lalu.

“Kami ikut prihatin atas musibah yang menimpa bapak ibu, saya mendoakan semoga bapak ibu selalu dalam lindungan Allah SWT, dan panjenengan selalu sehat walafiat,” ungkapnya.

Disampaikan, saat ini sudah musim penghujan. Untuk itu kewaspadaan segenap pihak harus ditingkatkan, untuk mengantisipasi potensi terjadinya kebencanaan.

”Tentunya kita tidak berharap untuk terjadi bencana. Tetapi ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk meningkatkan kewaspadaan terutama di musim penghujan,” papar Tri Yuli.

Salah satu korban bencana, Wiji, warga Desa Mernung, menyampaikan rasa terima kasih atas diberikannya bantuan tersebut.

Dia menuturkan, musibah tersebut membuat rumahnya rusak berat. Sebelum kejadian ia berhasil menyelamatkan diri dengan keluar rumah, sebelum angin kencang disertai hujan membuat atap rumahnya runtuh. (HS-08).

Dukung Ketahanan Pangan dan Mitigasi Bencana, Ratusan Bibit Sukun Ditanam di Kuangsan Rembang

Bapemperda DPRD Blora Rekomendasikan Perubahan Perda RTRW