in

Pemilik Rumah Rusak Akibat Gempa di Batang Diberi Bantuan Renovasi

Rumah rusak akibat gempa di Batang. Minggu (7/7/2024) silam. (Foto : bnpb.go.id)

 

HALO BATANG – Pemerintah Provinsi Jateng akan memberikan bantuan pada warga, yang rumahnya rusak akibat gempa Batang beberapa waktu lalu.

Hal itu disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPBD Batang, Ulul Azmi, setelah pendistribusian bantuan sembako di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Kamis (11/7/2024).

“Benar, rumah yang rusak yang disebabkan gempa bumi kemarin akan mendapatkan bantuan sesuai kerusakannya,” kata Ulul Azmi, seperti dirilis batangkab.go.id.

Dia mengatakan, untuk warga yang rumahnya rusak berat, tetapi tembok tidak roboh, akan memperoleh bantuan Rp10 juta. Adapun yang rumahnya rusak berat hingga tembok roboh, akan mendapatkan bantuan Rp15 juta.

“Untuk rumah yang rusak ringan sudah diperbaiki pemilik dengan sendirinya, mulai hari ini beberapa sudah melakukan renovasi rumahnya. Kalau fasilitas lainnya seperti kantor pemerintahan akan dilakukan perbaikan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing yang bersangkutan,” jelasnya.

Kemudian, lanjut dia, fasilitas sekolah akan diberikan bantuan untuk SD dan SMP yang terdampak saja. Untuk SMA dan SMK itu ranahnya provinsi yang memberikan bantuan.

“Bantuan renovasi selain dari Pj Gubernur Jateng ada dari Polres Batang kemarin memberikan semen untuk perbaikan rumah secara gotong royong,” kata dia.

Selain bantuan perbaikan rumah, pemerintah melalui BPBD Batang, juga mendistribusikan paket sembako kepada korban bencana gempa. Pemberian bantuan ini dilakukan setelah dapur umum telah dihentikan.

Ulul Azmi mengatakan pendistribusian paket sembako ini, dilakukan oleh 5 tim, pada 271 keluarga korban bencana, di 26 desa dan kelurahan terdampak. Identitas para penerima pun, sebelumnya sudah didata oleh tim.

Distribusi paket sembako dilakukan selama 3 hari sesuai SK tanggap darurat yang di dalamnya berisi bahan makan mentah berupa beras, mi instan, minyak, susu, dan gula.

Pelaksanaan pendistribusian ini dibagi menjadi beberapa tim yang disebar secara bersamaan untuk mengantarkan paket sembako ke 26 lokasi desa dan kelurahan.

“Adapun desa dan kelurahan yang terdampak, yakni Desa Lebo, Terban, Sijono, Menguneng, Gapuro, Candiareng, Cepagan, Sawahjoho, Kalisalak, Pasekaran, Cepokokuning, Penangkan, Siwatu, Proyonanggan Tengah, Watesalit, Kauman, Proyonanggan Selatan, Kalipucang Kulon, Proyonanggan Utara, Karangasem Selatan, Karangasem Utara, Klidang Wetan, Klidang Lor, Kasepuhan, Denasri Wetan dan Denasri Kulon,” terangnya.

Ulul berharap, mudah-mudahan dengan diberikannya bantuan paket sembako ke korban bencana bisa membantu kebutuhan makannya. (HS-08)

Dico Diusung di Pilwakot Semarang, Golkar Semarang Terkejut Tapi Siap Laksanakan

Puskesmas Kejobong Berhasil Tangani 209 Pasien Gangguan Jiwa